20.000 Orang Berkeliaran di Suriah, Intel AS Bongkar Kamp ISIS

by -60 Views

Badan intelijen Amerika Serikat (AS) baru-baru ini mengungkapkan bahwa sekitar 15.000 hingga 20.000 orang, termasuk anggota ISIS, telah meninggalkan Kamp Al-Hol di Suriah dan kini berkeliaran. Situasi ini terjadi setelah keamanan di kamp tersebut runtuh dalam beberapa pekan terakhir karena kekalahan Pasukan Demokratik Suriah (SDF) yang telah lama menjaga kamp dengan dukungan AS. Banyak ahli keamanan telah mengkhawatirkan bahwa istri-istri pejuang ISIS di kamp tersebut dapat membentuk generasi militan baru.

Kamp Al-Hol sebelumnya menampung lebih dari 70.000 orang setelah kekhalifahan ISIS dihancurkan pada tahun 2019. Namun, laporan Inspektur Jenderal Pentagon menyebutkan bahwa pada akhir tahun 2025, jumlah penghuni kamp tinggal sekitar 23.000 orang. Sebagian besar penghuni kemudian melarikan diri setelah pemerintah Suriah mengambil alih kontrol kamp tersebut bulan lalu. Para diplomat Barat di Damaskus memperkirakan bahwa lebih dari 20.000 orang melarikan diri dalam hitungan hari menuju wilayah lain di tengah kerusuhan.

Pemerintah Suriah telah menyatakan bahwa mereka telah memindahkan keluarga-keluarga terakhir yang tinggal di Al-Hol ke kamp pengungsian lain yang lebih aman di barat laut Suriah. Namun, pembubaran kamp Al-Hol ini menjadi sorotan kritik terhadap keputusan Amerika Serikat yang menyerahkan upaya kontra-terorisme di Suriah kepada pemerintah baru dan menarik pasukan AS. Meski Presiden Ahmed al-Sharaa telah menyatakan kesediaannya untuk bekerja sama dalam memerangi terorisme, namun kemampuan Damaskus masih dianggap terbatas.

Penting untuk dicatat bahwa tidak semua penghuni Al-Hol merupakan simpatisan ISIS, seperti yang diungkapkan dalam studi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) bulan lalu. Pembubaran kamp tersebut juga terjadi bersamaan dengan pemindahan sekitar 5.700 tahanan ISIS dari Suriah ke Irak pada bulan Januari. Keadaan di kamp Al-Hol juga semakin memburuk dengan maraknya penyelundupan dan perusakan pagar. Sekarang, kepala badan pengungsi PBB di Suriah menyatakan bahwa kamp Al-Hol hampir kosong setelah pemulangan beberapa warga negara asing.

Source link