Pada bulan September 2025, Toyota, BYD, dan Yamaha secara resmi menerima pembayaran menggunakan stablecoin USDT di Bolivia. CEO Tether, Paolo Ardoino, mengumumkan kabar ini melalui unggahan di media sosial. Ardoino menyebut USDT sebagai “digital dollar” yang semakin banyak digunakan oleh ratusan juta orang di seluruh dunia, terutama di negara-negara berkembang yang mencari alternatif pembayaran stabil. Adopsi kripto di Bolivia juga terus meningkat, dengan Bank Sentral Bolivia mencatat transaksi pembayaran kripto mencapai USD 294 juta pada semester pertama 2025, meningkat 630% dibandingkan tahun sebelumnya. Perluasan penggunaan stablecoin di Bolivia dimulai setelah pemerintah mencabut larangan kripto pada Juni 2025, memberikan status resmi bagi aset virtual dan memberikan izin kepada lembaga keuangan untuk menyalurkan mata uang kripto. Keputusan ini disambut baik oleh Autoridad de Supervisión del Sistema Financiero (ASFI), regulator keuangan Bolivia, yang menyatakan bahwa kebijakan baru ini membuka jalan bagi masyarakat untuk bertransaksi kripto dalam kerangka hukum yang jelas.
Jaringan Department Store Berusia 100 Tahun Menerima Pembayaran Kripto





