Kementerian Kelautan dan Perikanan sedang gencar berkomunikasi dengan kementerian lain untuk mendukung program blue economy atau Ekonomi Biru. Salah satunya adalah Kementerian Kehutanan. Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengatakan bahwa mereka sedang aktif berkomunikasi dengan Kementerian Kehutanan untuk melaksanakan program konservasi di wilayah pesisir. Konservasi merupakan salah satu aspek utama dari ekonomi biru, dan Indonesia saat ini memiliki wilayah konservasi laut seluas 29 juta hektar.
Dalam sebuah acara, Sakti Wahyu Trenggono juga menjelaskan bahwa komunikasi juga dilakukan dengan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional untuk mengembangkan kawasan konservasi. Semua upaya ini dikoordiasikan oleh Menko Pangan agar terjadi keselarasan dan sinkronisasi di antara kementerian terkait.
Strategi ekonomi biru adalah cara Indonesia untuk mencapai keseimbangan antara ekologi dan ekonomi, revitalisasi kesehatan laut, serta percepatan pertumbuhan ekonomi laut yang berkelanjutan. Lima program utama dalam upaya ekonomi biru meliputi perluasan kawasan konservasi laut, penangkapan ikan terukur berbasis kuota, pengembangan perikanan budidaya laut, pesisir, dan darat secara berkelanjutan. Program lainnya mencakup pengawasan dan pengendalian kawasan pesisir dan pulau-pulau kecil, serta upaya membersihkan sampah plastik di laut melalui partisipasi nelayan.





