Impor Kedelai RI Meroket ke 2,6 Juta Ton: Penyebab Produksi Stagnan

by -51 Views

Pemerintah Indonesia menghadapi tantangan besar dalam menekan impor kedelai dan memenuhi kebutuhan domesik karena keterbatasan lahan, produktivitas rendah, dan kurangnya minat petani. Data dari Departemen Pertanian Amerika Serikat (AS) menunjukkan bahwa produksi kedelai di Indonesia untuk tahun pemasaran 2024/25 diperkirakan hanya mencapai 350 ribu ton, sedangkan kebutuhan dalam negeri mendekati 2,9 juta ton. Hal ini juga dipicu oleh program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi faktor pendorong lonjakan kebutuhan kedelai. Meskipun produksi kedelai lokal hanya dapat memenuhi sekitar 12% kebutuhan dalam negeri, impor kedelai dari Amerika Serikat dan Brazil masih menjadi andalan dengan jumlah impor mencapai 2,6 juta ton pada tahun 2025. Proyeksi tahun 2026 menunjukkan peningkatan produksi kedelai lokal sekitar 10 ribu ton menjadi 360 ribu ton, namun kebutuhan kedelai juga diprediksi akan meningkat. Masalah tersebut menjadi perhatian utama bagi Indonesia dalam memastikan pemenuhan kebutuhan kedelai. Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat merujuk ke ulasan dari Shinta Zahara dengan Agrifood Analyst CNBC Indonesia Research, Emanuella Bungasmara Ega Tirta dalam acara Squawk Box di CNBC Indonesia pada 23 Oktober 2025.

Source link