Kabar terbaru Senin ini datang dari tim CIP Green Power yang mengumumkan bahwa pembalap asal Swiss, Noah Dettwiler, akan menjalani beberapa operasi di Kuala Lumpur setelah kecelakaan di Moto3. Berdasarkan informasi dari tim tersebut, operasi yang dilakukan pada Noah berjalan dengan baik dan kondisinya saat ini stabil namun masih kritis. Keluarga Noah meminta untuk dihormati privasinya dan mengucapkan terima kasih atas dukungan yang telah diterima.
Dalam kecelakaan yang melibatkan Noah dan juara dunia baru-baru ini, Jose Antonio Rueda, hanya Rueda yang mengalami gegar otak dan patah tulang di tangannya. Keduanya dievakuasi dengan helikopter dari tempat kejadian setelah insiden saat melakukan sighting lap sebelum balapan.
Noah Dettwiler sendiri merupakan pembalap Swiss yang berkompetisi di tim CIP Green Power KTM selama musim keduanya di Moto3. Sebelumnya, ia juga membalap untuk CFMoto Prustel GP pada tahun 2024. Mengenai keputusan untuk melanjutkan balapan di Moto3 setelah kecelakaan, pembalap lain seperti Francesco Bagnaia menyatakan keprihatinannya. Bagnaia mempertanyakan kebijakan tersebut dan memberikan pandangannya bahwa membiarkan pembalap muda berlomba dalam kondisi tersebut bukanlah ide yang baik.
Sejumlah pebalap dan pihak lain juga menyuarakan keprihatinan dan keraguan terhadap keputusan tersebut. Hal ini menggugah diskusi tentang keselamatan dan kebijakan balapan yang seharusnya menjadi prioritas utama. Hal ini juga menjadi momentum untuk mengevaluasi protokol keamanan dan kelayakan berlomba dalam keadaan tertentu yang mengancam nyawa pembalap.





