Pendalaman Pasar Keuangan RI: Masih Tertinggal dari Tetangga

by -54 Views

Pemerintah mencatat bahwa pendalaman pasar keuangan di Indonesia masih rendah dibandingkan dengan negara-negara lain, hal ini tercermin dari rendahnya sumber-sumber pembiayaan. Menurut Deputi Pengelolaan dan Pengembangan Usaha Badan Usaha Milik Negara, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Ferry Irawan, pangsa kapitalisasi pasar saham Indonesia pada 2024 masih sekitar 55,67% dari PDB, menempati urutan keempat di antara negara ASEAN-5. Ferry menyatakan bahwa Indonesia perlu mengejar beberapa hal dibandingkan dengan negara-negara tetangga di ASEAN.

Sementara itu, pasar obligasi Indonesia juga berada di peringkat keempat dengan pangsa 34,81% dari PDB (Maret 2025). Penyaluran kredit perbankan ke sektor swasta juga masih relatif rendah, dengan rasio 36,4% terhadap PDB pada 2024. Ferry menekankan perlunya terus mendorong pasar obligasi Indonesia, serta meningkatkan pendalaman pasar keuangan di masa depan.

Hal ini menjadi perhatian penting untuk terus ditingkatkan agar Indonesia dapat lebih maju dalam sektor keuangan. Fokus pada upaya meningkatkan pangsa pasar saham, obligasi, dan penyaluran kredit perbankan di sektor swasta diharapkan dapat membantu mempercepat pendalaman pasar keuangan di Indonesia. Selain itu, kolaborasi dengan negara-negara tetangga seperti Malaysia dalam pasar obligasi juga perlu terus didorong untuk mencapai target yang lebih baik di masa mendatang.

Source link