McLaren tampaknya telah mengalami pergeseran kekuasaan, dengan Lando Norris yang berhasil menggusur posisi Oscar Piastri sebagai pemimpin klasemen pembalap Formula 1 setelah meraih kemenangan di F1 GP Meksiko. Seiring Norris finis di depan Piastri dalam lima balapan terakhir, pertanyaan pun muncul di kalangan penggemar sosial media tentang kecenderungan dukungan internal yang begitu kentara terhadap pembalap Inggris ini. Meskipun beberapa spekulasi muncul tentang upaya Zak Brown untuk membuat Norris menjadi juara dunia McLaren berikutnya setelah Lewis Hamilton, mantan pembalap F1 Ralf Schumacher dengan tegas menyatakan bahwa semua itu hanyalah omong kosong semata. Brown diyakini memperlakukan kedua pembalap McLaren dengan adil dan berkeadilan, tanpa memihak pada salah satu di antaranya. Dalam upaya terbaik untuk mendominasi dua posisi teratas di klasemen dunia, McLaren tidak akan memberikan kendaraan yang tidak setara kepada pembalapnya. Meskipun Piastri mungkin merasa terdampak dengan perubahan situasi ini secara subtan, Schumacher memberikan peringatan bahwa membiarkan pikiran negatif menghampiri hanya akan berdampak buruk. Dengan keunggulan tipis satu poin atas Piastri, Norris harus menghadapi empat balapan tersisa musim ini dengan kehati-hatian.
Keajaiban Schumacher dan Kemenangan Norris di McLaren





