Direktur Utama PT Kawasan Industri Wijayakusuma (KIW), Ahmad Fauzie Nur, menilai bahwa dampak kebijakan tarif global, termasuk langkah yang diambil oleh Donald Trump, tidak begitu signifikan terhadap kawasan industri di Indonesia. Menurutnya, minat investor tetap tinggi karena Indonesia memiliki keunggulan sebagai produsen sekaligus pasar yang besar. Fauzie menyebutkan bahwa investor terutama memperhatikan dua faktor utama, yaitu insentif fiskal dan percepatan perizinan. Ia juga menekankan pentingnya harmonisasi regulasi antara pemerintah pusat dan daerah guna menarik investasi baru serta mendorong pertumbuhan ekonomi hingga 8%, sesuai dengan target pemerintah. Untuk informasi lebih lanjut, dialog antara Maria Katarina dengan Direktur Utama PT Kawasan Industri Wijayakusuma Ahmad Fauzie Nur dapat disaksikan dalam Program Evening Up CNBC Indonesia.
Kawasan Industri Siapkan Strategi Tarik Investasi Baru ke RI





