Isreal Pelanggaran di Gencatan Senjata Gaza

by -119 Views

Sebulan setelah deklarasi gencatan senjata di Jalur Gaza, suara ledakan terus terdengar hampir setiap hari. Menurut data Kantor Media Pemerintah di Gaza, Israel telah melanggar kesepakatan sebanyak 282 kali hanya dalam periode 10 Oktober hingga 10 November. Pelanggaran tersebut meliputi pengeboman, penembakan warga sipil, penyerbuan ke permukiman, penghancuran properti warga, dan penahanan warga Palestina.

Gencatan senjata ini berasal dari proposal 20 poin yang dikeluarkan Amerika Serikat pada 29 September untuk menghentikan perang, membebaskan tawanan, dan membuka akses bantuan kemanusiaan. Namun, perjanjian tersebut dibuat tanpa keterlibatan langsung Palestina dan ditandatangani secara simbolis pada 13 Oktober di bawah pimpinan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Penyerangan Gaza oleh Israel masih terus terjadi meski gencatan senjata telah berlaku. Data Kementerian Kesehatan Palestina menyatakan bahwa sejak gencatan senjata dimulai, 242 warga Palestina tewas dan 622 lainnya terluka. Serangan paling merugikan terjadi pada 19 dan 29 Oktober, dengan total korban mencapai 154 orang, termasuk anak-anak.

Salah satu poin utama dari gencatan senjata adalah pengiriman bantuan kemanusiaan ke Gaza. Namun, realisasi dari janji tersebut jauh dari harapan. Inspeksi Israel membuat penyaluran bantuan terhambat berhari-hari, dan lebih dari 350 jenis bahan makanan penting diblokir masuk.

Meski serangan terus berlanjut, sebagian kesepakatan gencatan senjata tetap berjalan. Hamas telah membebaskan tawanan Israel dengan imbalan tawanan dan warga Palestina yang hilang. Pertukaran tawanan terjadi di tengah serangan yang terus berlangsung, menunjukkan situasi yang rumit di Jalur Gaza.

Source link