Israel Kirim Konvoi Militer ke Negara Arab: Reaksi Warga dan Ketakutan

by -58 Views

Ketegangan di perbatasan Suriah-Israel kembali memuncak setelah lima kendaraan militer Israel dilaporkan menembus sejumlah desa di wilayah pedesaan Quneitra pada Minggu. Berdasarkan laporan resmi, konvoi tersebut memasuki kota Saida al-Golan sebelum mundur kembali ke arah perbatasan. Serangkaian infiltrasi dalam beberapa waktu terakhir telah menimbulkan keresahan warga lokal, dengan keluhan seringnya pasukan Israel masuk ke lahan pertanian, penghancuran hutan, penangkapan penduduk, dan pendirian pos pemeriksaan militer baru oleh Israel.

Data pemerintah Suriah menunjukkan bahwa sejak Desember 2024, militer Israel telah melakukan lebih dari 1.000 serangan udara dan lebih dari 400 serangan lintas batas ke provinsi-provinsi selatan Suriah. Situasinya semakin kompleks setelah kejatuhan rezim Bashar al-Assad, memungkinkan Israel memperluas kontrolnya di Dataran Tinggi Golan. Israel diduga menduduki zona penyangga demiliterisasi yang seharusnya netral sesuai Perjanjian Pemisahan Pasukan tahun 1974 antara kedua negara.

Pelanggaran berulang terjadi di tengah catatan agresi lintas batas yang semakin meningkat. Langkah tersebut dianggap sebagai bentuk pelanggaran langsung terhadap kesepakatan yang selama ini menjadi acuan stabilitas di area sensitif tersebut. Meskipun belum ada pernyataan resmi dari Israel atau pihak internasional terkait insiden terbaru ini, namun meningkatnya frekuensi operasi militer Israel menunjukkan eskalasi yang terus berlanjut.

Source link