Balapan MotoGP Valencia akhir pekan lalu menandai penutupan musim 2025. Meskipun gelar juara sudah dipastikan sebelumnya untuk Marc Marquez, yang terpaksa harus berhenti lebih cepat dari yang diharapkan, balapan di Sirkuit Riccardo Tormo masih berlangsung sengit, dengan Alex Marquez dan Marco Bezzecchi menjadi pemenangnya.
Sebuah banjir yang mengakibatkan pembatalan balapan di Cheste tahun sebelumnya masih meninggalkan dampak pada trek, seperti yang diungkapkan oleh manajer Michelin, Piero Taramasso. Meski demikian, balapan ini dianggap sebagai akhir pekan yang positif bagi pemasok ban tunggal ini.
Aspal trek terlihat lebih agresif dan terjadi lebih banyak keausan pada ban akibat kondisi trek yang berbeda dari sebelumnya. Namun, performa ban dinilai tetap baik meskipun tantangan yang dihadapi.
Pada hari Sabtu, kualifikasi berlangsung sangat cepat dan spektakuler, dengan lima pembalap berhasil mencetak waktu di bawah rekor sebelumnya. Hal ini menunjukkan peningkatan perasaan dan peningkatan performa para pembalap setelah kondisi trek sedikit membaik.
Di balapan sprint, pembalap menggunakan ban depan tipe hard dan ban belakang tipe soft. Meski ada beberapa masalah dengan ban belakang akibat kondisi trek yang agresif, para pembalap tetap berusaha mempertahankan performa terbaiknya.
Pada balapan panjang, Alex Marquez, yang sebelumnya berhasil menguasai penggunaan ban soft di balapan sprint, mengalami kecelakaan dan hanya finis di posisi keenam. Sementara itu, pembalap lain seperti Bezzecchi, Fernandez, dan Di Giannantonio juga menunjukkan performa yang sangat baik.
Secara keseluruhan, akhir pekan balapan MotoGP Valencia menampilkan persaingan yang ketat di antara pembalap-pembalapnya, dengan evolusi trek dan manajemen ban menjadi faktor penentu dalam penampilan mereka.





