Peraturan baru MotoGP yang diusulkan oleh FIM membahas larangan winglet jok pada motor balap untuk meningkatkan keselamatan pada musim 2026. Langkah ini menjadi penting setelah tes Valencia, di mana sayap aerodinamis yang terpasang di sisi jok dianggap berpotensi membahayakan pengendara. Proposal ini akan menghilangkan elemen aerodinamis inovatif yang pertama kali diperkenalkan oleh Aprilia RS-GP dan kemudian digunakan oleh Honda, yang disebut sebagai winglet jok.
Hal ini menimbulkan pertanyaan tentang korelasi antara peningkatan performa pembalap Marco Bezzecchi dengan peran aerodinamis motor Noale yang dapat mempengaruhi stabilitasnya. Perubahan ini mengamanatkan adanya batasan yang detail terkait area aerodinamika pada motor MotoGP 2026. Meskipun belum ada kasus konkret terkait keberbahayaan winglet jok, langkah ini diambil untuk mencegah potensi risiko di masa depan.
Sepanjang artikel peraturan baru, dijelaskan bahwa elemen motor tertentu tidak boleh melebihi ukuran tertentu yang dapat berpotensi menimbulkan risiko keamanan. Keputusan ini diyakini juga dapat memengaruhi desain dan performa motor secara keseluruhan. Meskipun dugaan bahwa keputusan ini mungkin berkaitan dengan dorongan pesaing, terutama Ducati dan Aprilia, hal ini masih menjadi rumor tanpa konfirmasi.
Perubahan ini diharapkan dapat diterapkan sebelum musim balap 2027, tetapi tetap harus melalui persetujuan MSMA. Diskusi yang luas diharapkan muncul terkait langkah-langkah yang akan diambil terkait aturan aerodinamika baru ini pada MotoGP 2026.





