Pasar komoditas global sedang dikejutkan dengan langkah besar Tether, penerbit stablecoin terbesar USDT, yang baru-baru ini menjadi salah satu pembeli emas terbesar di dunia. Tether berhasil membeli 26 ton emas, melampaui beberapa bank sentral serta negara-negara pembeli emas terkemuka seperti Kazakhstan, Brasil, Turki, dan Irak. Perusahaan swasta ini mencatatkan prestasi yang menonjol dalam akumulasi emas, menunjukkan tren baru di mana perusahaan aset digital turut memengaruhi pasar komoditas tradisional. Keputusan investasi tetap menjadi tanggung jawab pembaca, dengan disarankan untuk melakukan analisis dan penelitian sebelum terlibat dalam transaksi kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas hasil keputusan investasi yang diambil.
Borong 26 Ton Emas: Pergeseran Dominasi Bank Sentral





