Argentina Mengizinkan Bank Layani Kripto 2026

by -63 Views

Bank Sentral Argentina, juga dikenal sebagai The Central Bank of Argentina (BCRA), saat ini sedang mempertimbangkan untuk mencabut larangan terkait kripto yang diberlakukan pada bank. Rencananya, bank-bank di Argentina akan diizinkan untuk menyediakan layanan terkait aset digital kepada pemegang rekening. Aturan baru ini diperkirakan akan mulai berlaku pada bulan April 2026, menurut laporan dari surat kabar La Nacion yang dikutip oleh Yahoo Finance.

Sebelumnya, Bank Sentral Argentina telah mengeluarkan undang-undang yang melarang bank-bank untuk melakukan transaksi atau melayani klien yang ingin berinvestasi dalam kripto. Namun, sejak Javier Milei menjabat sebagai presiden pada tahun 2023, kebijakan terkait kripto telah mengalami perubahan menjadi lebih ramah.

Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan adopsi kripto di Argentina, yang telah menjadi pemimpin global dalam adopsi kripto di tingkat akar rumput. Hal ini sebagian besar dipicu oleh krisis ekonomi yang diakibatkan oleh inflasi tinggi, kontrol modal yang ketat, dan ketidakpercayaan terhadap mata uang lokal, peso. Menurut Chainalysis, Argentina menempati peringkat ke-15 untuk jumlah pengguna dompet kripto aktif, dengan total 10 juta pengguna.

Antara Juli 2023 dan Juni 2024, Argentina dilaporkan menerima volume transaksi kripto on-chain senilai USD 91 miliar atau sekitar Rp 1.517 triliun (dengan kurs dolar AS sekitar 16.673 rupiah). Negara ini menjadi pasar kripto yang paling aktif di Amerika Latin, dengan lebih dari 60% transaksi melibatkan stablecoin seperti USDT. Stablecoin ini digunakan oleh warga Argentina sebagai sarana untuk mendolarisasi tabungan dan melindungi daya beli dari potensi devaluasi mata uang lokal.

Source link