Di Asia Timur, ketegangan antara Amerika Serikat (AS) dan China semakin meningkat setelah AS secara terbuka mengecam tindakan China yang mengarahkan radar ke pesawat militer Jepang dalam sebuah latihan baru-baru ini di dekat Kepulauan Okinawa. Insiden tersebut terjadi di wilayah yang strategis dan sensitif karena dekat dengan Taiwan yang diklaim oleh Beijing sebagai bagian dari wilayahnya. Ketegangan antara kedua negara mulai memanas sejak Perdana Menteri Jepang mengungkapkan rencana tanggap darurat jika China menyerang Taiwan. Departemen Luar Negeri AS mengkritik tindakan China yang disebut tidak membantu menjaga ketenangan di kawasan. Ini direspons oleh Tokyo dengan menganggap bahwa komentar AS menunjukkan kuatnya aliansi antara AS dan Jepang. Sementara itu, Rusia turut ambil bagian dengan mendukung China dalam patroli gabungan di sekitar Jepang. Operasi militer ini melibatkan pesawat-pesawat strategis dari kedua negara yang menuai kekhawatiran. Kementerian Pertahanan Jepang menyatakan seluruh aktivitas militer China dilakukan sesuai hukum internasional, namun hal ini tetap menjadi fokus perhatian pihak-pihak terkait.
Kekuatan Besar Dunia Bentrok di Asia: AS-Jepang Vs Rusia-China





