Wakil Presiden RI periode 2004-2009, Boediono, menegaskan bahwa sejarah di Tanah Air terus berulang dan memberikan pelajaran yang berharga bagi generasi saat ini. Pernyataan tersebut disampaikan oleh Boediono pada acara CNBC Indonesia Award 2025 yang diadakan di Hotel Kempinski Jakarta. Boediono menerima penghargaan dalam kategori Lifetime Achievement dengan mengingatkan pentingnya belajar dari masa lalu untuk menghadapi tantangan masa depan.
Boediono juga mengenang peristiwa hiperinflasi yang terjadi pada tahun 1960-an di Indonesia. Meskipun mengalami masa-masa sulit, ekonomi Indonesia berhasil pulih dan mencapai tingkat pertumbuhan tertinggi pada tahun 1970-an. Pada tahun 1997, Indonesia kembali dihadapkan pada krisis keuangan di Asia, yang menunjukkan pentingnya kesatuan dan kebijakan yang efektif dalam menanggulangi masalah ekonomi.
Boediono menekankan pentingnya kerjasama antara politikus dan teknokrat dalam merancang dan melaksanakan kebijakan ekonomi yang tepat. Dalam menghadapi hiperinflasi, kerja sama tim ekonomi berhasil mengatasi masalah tersebut dalam waktu singkat. Tim ini terbentuk pada tahun 1960-an sebagai respons terhadap kondisi kritis yang dihadapi bangsa, dan berhasil menghentikan kemerosotan ekonomi serta mengatasi berbagai tantangan sosial dan politik yang dihadapi.
Dengan pengalaman sejarah tersebut, Boediono mengajak generasi saat ini untuk belajar dari masa lalu dan memahami pentingnya kerja sama serta keberanian dalam menghadapi perubahan dan tantangan yang ada. Sejarah merupakan guru yang memberikan pelajaran berharga bagi mereka yang mau belajar dan menumbuhkan kearifan dalam menghadapi masa depan yang penuh dengan tantangan.





