Tentara AS Tewas di Arab, Trump Janji Balas – Berita Terkini

by -81 Views

Otoritas Suriah menangkap lima orang terkait serangan bersenjata terhadap pasukan Amerika Serikat dan Suriah di Palmyra, yang menewaskan tiga warga AS, termasuk dua tentara. Insiden tersebut mengakibatkan ancaman pembalasan keras dari Presiden Donald Trump. Kementerian Dalam Negeri Suriah mengonfirmasi penangkapan tersebut setelah serangan terjadi di kota Palmyra, wilayah Homs bagian tengah. Presiden AS Donald Trump menegaskan bahwa para pelaku akan mengalami konsekuensi berat.

Pelaku serangan sebelumnya telah dipecat dari pasukan keamanan karena memegang ide-ide Islam ekstremis. Identitas mereka belum diumumkan secara resmi. Serangan ini menyebabkan dua tentara AS dan satu penerjemah sipil tewas, serta melukai beberapa personel lainnya. Korban penembakan kemudian dievakuasi ke pangkalan al-Tanf dekat perbatasan Irak dengan helikopter AS.

Selain tiga warga AS yang tewas, tiga anggota militer AS lainnya terluka, dan dua tentara Suriah juga terluka. Presiden Suriah, Ahmed al-Sharaa, mengecam serangan ini dan menjanjikan pembalasan. Serangan itu pertama kali diumumkan oleh Komando Pusat AS (CENTCOM) sebagai penyergapan oleh seorang penyerang tunggal yang dikaitkan dengan ISIL, dan pelaku kemudian dibunuh. Penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap rincian serangan dan keterlibatan pelaku.

Sementara beberapa sumber menyebut serangan itu sebagai “penyergapan teroris yang pengecut” terhadap patroli gabungan pemerintah AS-Suriah. Namun, rincian lebih lanjut mengenai insiden tersebut masih belum sepenuhnya jelas dan identitas prajurit AS yang tewas akan dirahasiakan hingga keluarga diberitahu. Penyelidikan terus berlangsung untuk mengungkap kebenaran di balik serangan tersebut.

Source link