Harga Bitcoin Stabil, Fokus pada Area Penting untuk BTC

by -87 Views

Pergerakan harga Bitcoin (BTC) kembali menarik perhatian menjelang akhir tahun setelah mengalami koreksi mingguan sebesar 6,48%. Tekanan jual yang meningkat menciptakan ketidakpastian di pasar, sehingga pelaku pasar mulai memperhatikan level teknikal penting, arus dana ETF, dan faktor makroekonomi global yang berpotensi memengaruhi arah harga BTC selanjutnya. Pada 15 Desember 2025, terjadi likuidasi posisi long senilai sekitar USD 200 juta dalam waktu singkat, mendorong penurunan harga Bitcoin di bawah level support USD 87.000. Meskipun mengalami koreksi, harga BTC mulai menunjukkan stabilisasi dan saat ini diperdagangkan di kisaran USD 86.000. Meski dominan dari pihak bearish, rendahnya volume jual mengindikasikan bahwa penurunan ini cenderung sebagai koreksi sehat daripada perubahan tren besar.

Dari sisi fundamental, investor institusional menarik dana dari spot Bitcoin ETF, namun akumulasi oleh korporasi masih berlanjut, memberikan optimisme jangka panjang terhadap Bitcoin. Fyqieh Fachrur dari Tokocrypto mengungkapkan perbedaan pandangan antara pelaku pasar jangka pendek dan jangka panjang, di mana penarikan dana dari ETF mencerminkan sikap berhati-hati investor institusional terhadap kondisi makroekonomi saat ini. Namun, akumulasi oleh korporasi menunjukkan bahwa fundamental Bitcoin sebagai aset lindung nilai jangka panjang masih dipegang kuat. Secara teknikal, area USD 88.000–USD 89.000 dianggap zona krusial bagi Bitcoin. Jika berhasil menembus dan bertahan di atas level tersebut, BTC berpotensi menguat menuju area USD 90.000 hingga USD 95.000. Potensi penembusan di atas USD 95.000 diharapkan dapat mengubah sentimen menjadi bullish dan membuka peluang untuk mencapai level psikologis USD 100.000 sebelum tahun berakhir.

Source link