Lima mahasiswa binaan Program Pertamuda Seed and Scale PT Pertamina (Persero) meraih Tsucrea Award dalam ajang Tokyo Global Innovation Challenge (TGIC) 2025 di Tokyo Innovation Base, Jepang. Mahasiswa ini berasal dari Drillytics dan berhasil mengalahkan lebih dari 200 peserta dari 40 negara. Khairunnisa Aulia Rahma, pendiri Drillytics, mengungkapkan kebahagiaan dan rasa syukurnya atas dukungan yang diterima dari Pertamina melalui Pertamuda. Ide bisnis mereka berbasis Artificial Intelligence (AI) untuk analisis bahaya pengeboran di sektor energi.
Para mahasiswa, Khairunnisa Aulia Rahma, Khairunnisa Noor Fadillah, Feodora Glory Roserina Munthe, Ahmad Naufal Ramadhan, dan Aryaputra Roseno, dikenal berasal dari ITB Kampus Cirebon. Drillytics terpilih sebagai salah satu dari TOP 3 Pertamuda Seed & Scale 2025 kategori Energi melalui dukungan dari Pertamina. Perusahaan ini juga menjadi satu-satunya delegasi Indonesia dalam ajang tersebut.
Penghargaan Tsucrea Award diberikan oleh TSUCREA Inc., perusahaan inkubator Jepang, kepada Drillytics. Melalui apresiasi ini, Drillytics mendapatkan kesempatan mentoring, dukungan jejaring, dan kolaborasi dengan ekosistem inovasi Jepang. Corporate Secretary PT Pertamina (Persero), Arya Dwi Paramita, menyatakan bahwa keikutsertaan Drillytics menunjukkan kemampuan inovasi kaum muda Indonesia di kancah global. Pertamina juga mengapresiasi dukungan dari KBRI Tokyo. Program Pertamuda merupakan wadah inovasi dan kewirausahaan untuk para mahasiswa dan generasi muda dalam pengembangan ide bisnis berkelanjutan, terutama di sektor energi.





