Strategi Terbaik untuk Meningkatkan Pendapatan dengan Berhenti Membeli Bitcoin

by -57 Views

Perusahaan milik Michael Saylor, Strategy Inc, telah meningkatkan cadangan kasnya menjadi USD 2,19 miliar atau sekitar Rp 36,78 triliun dengan tujuan menghadapi situasi panjangnya musim dingin kripto. Pada pekan lalu, perusahaan ini berhenti membeli Bitcoin setelah berhasil mengumpulkan USD 748 juta atau sekitar Rp 12,56 triliun melalui penjualan saham biasa dalam waktu tujuh hari. Dengan total kepemilikan Bitcoin mencapai USD 60 miliar atau setara dengan Rp 1.007 triliun, Strategy juga telah menciptakan cadangan sebesar USD 1,4 miliar atau Rp 23,51 triliun untuk keperluan pembayaran dividen dan bunga di masa mendatang.

Sejak mencapai titik tertinggi pada awal Oktober, harga Bitcoin telah turun sekitar 30% dan saham Strategy juga mengalami penurunan lebih dari 50% dalam periode yang sama. Kondisi ini membuat bisnis perangkat lunak perusahaan kesulitan menghasilkan arus kas yang cukup untuk menutupi pembayaran dividen dan bunga. Oleh karena itu, Strategy memutuskan untuk menghentikan pembelian Bitcoin guna menjaga stabilitas keuangan perusahaan.

Bagi pembaca yang merencanakan investasi, penting untuk melakukan riset dan analisis terlebih dahulu sebelum melakukan transaksi. Keputusan investasi adalah tanggung jawab pembaca dan Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas segala keuntungan atau kerugian yang mungkin timbul akibat keputusan investasi.

Source link