Pemerintah Indonesia terus mendorong transformasi digital dalam upaya meningkatkan kualitas layanan publik. Berbagai teknologi seperti kecerdasan buatan (AI) dan Internet of Things (IoT) menjadi bagian penting dari Government Technology (GovTech) untuk memperkuat transformasi pemerintahan. Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) menargetkan bahwa ASN harus memiliki kompetensi digital optimal, dengan 50% ASN diharapkan mencapainya pada tahun 2025 dan 100% pada tahun 2029. Peran penting juga dimainkan oleh masyarakat dalam mengadopsi teknologi digital guna meningkatkan layanan publik. Namun, tantangan seperti keamanan data dan literasi digital masih menjadi hambatan dalam mengembangkan GovTech di Indonesia. Untuk informasi lebih lanjut mengenai implementasi teknologi di pemerintahan, dapat disimak dalam dialog antara Tubagus Nugraha dari Dewan Ekonomi Nasional (DEN) dan Cahyono Tri Birowo dari KemenPAN-RB di acara Closing Bell CNBC Indonesia.
Keamanan Data dalam Transformasi Digital Pemerintah: Apa Kabarnya?





