Oktavia Dwi Untari, seorang pramugari kereta api yang ramah dan bersemangat, melayani penumpang dengan senyumannya di setiap perjalanan. Via, begitu ia biasa dipanggil, berasal dari Lumajang, Jawa Timur, namun kini tinggal di Semarang. Ia tidak hanya berhasil dalam karier sebagai pramugari, namun juga memenuhi janji pada ibunya sejak sang ayah tiada ketika ia masih kecil.
Kisah perjuangan Via dimulai sejak usia 8 tahun, dimana ia menunjukkan bakat luar biasa dalam olahraga lari. Ia bahkan mulai berjualan online shop saat masih SMA untuk membantu keluarganya. Setelah lulus SMA, Via langsung memutuskan untuk bekerja demi mengurangi beban ibunya yang berjuang sendirian. Melalui pendidikan di lembaga penerbangan, Via berhasil mendapatkan kesempatan bekerja sebagai pramugari kereta api.
Menurut Via, menjadi seorang pramugari memberi kesempatan untuk berkembang dalam berkomunikasi dan merasakan keragaman budaya di setiap kota yang dilaluinya. Namun, pekerjaan ini juga tidak lepas dari tantangan, seperti jam tidur tidak teratur dan tuntutan ketahanan emosional yang tinggi. Namun, berkat dukungan penuh dari ibunya dan kakaknya, Via mampu melewati setiap hambatan dengan baik.
Saat ini, meskipun sibuk dengan tugas pramugarinya, Via tetap menyempatkan diri untuk beribadah, berolahraga, dan mengerjakan tugas kuliah. Ia ingin memberikan motivasi pada generasi muda untuk terus semangat dalam mengejar cita-cita. Melalui kisahnya, Via mengajarkan bahwa dengan usaha, semangat, dan sikap positif, siapapun dapat meraih impian mereka.





