Setelah pemecatan Christian Horner sebagai prinsipal tim Red Bull Racing, hubungan antara Horner dan Max Verstappen tetap harmonis. Meskipun Horner telah berhasil membawa Red Bull meraih banyak gelar juara dunia sebelumnya, kondisi tim mulai merosot dalam 12-18 bulan terakhir masa kepemimpinannya. Hal ini berdampak pada perubahan manajemen tim, di mana Laurent Mekies menggantikan posisi Horner dan membuat peningkatan signifikan dalam performa tim. Meski demikian, Verstappen tetap memuji Horner dan menjaga komunikasi baik dengan mantan bosnya tersebut.
Menurut Verstappen, segala perubahan yang terjadi dalam tim merupakan keputusan yang tepat untuk menghadirkan suasana kerja yang lebih harmonis dan meningkatkan performa Red Bull Racing. Meskipun Horner kini tidak lagi menjabat sebagai prinsipal tim, Verstappen masih menjalin hubungan baik dengannya dan memberikan dukungan serta dorongan dalam setiap balapan. Meskipun keruntuhan tim terjadi dalam beberapa waktu yang lalu, Verstappen meyakinkan bahwa semangat tim sudah kembali lagi dan semua orang di tim kini bekerja dengan baik tanpa merasa kehilangan gaya Red Bull yang khas. Meskipun perubahan manajemen terjadi, Verstappen tetap optimis dengan masa depan Red Bull Racing dan fokus pada tantangan selanjutnya.





