10 Peretasan Bursa Kripto Terbesar hingga 2025

by -33 Views

Bursa kripto BtcTurk dari Turki dan CoinDCX dari India mengalami serangkaian insiden penyerangan dengan total kerugian mencapai USD 92,2 juta atau setara dengan Rp 1,54 triliun. Pada 14 Agustus, BtcTurk terpapar dengan “arus keluar yang tidak biasa” sebesar USD 48 juta kripto yang meninggalkan alamat platform tersebut. Sejumlah aset dipindahkan ke tujuan baru, di mana pola transfer ini diduga terkait dengan kompromi kunci pribadi pada infrastruktur bursa. Langkah cepat diambil BtcTurk dengan menghentikan deposit dan penarikan serta memastikan keamanan aset mereka yang disimpan dalam penyimpanan dingin. Bursa juga berupaya memperkuat model keamanan mereka setelah kejadian itu.
Di sisi lain, CoinDCX dilaporkan kehilangan USD 44,2 juta pada 19 Juli karena eksploitasi pada sisi server yang memungkinkan akses tidak sah ke sistem penting. Dana dikuras dari dompet panas tertentu dan dipindahkan dengan cepat ke rantai lain, yang kemudian terdeteksi sebagai transfer mencurigakan oleh platform analitik. Kedua insiden ini telah menarik perhatian otoritas setempat dan pelaku pasar kripto terhadap keamanan platform-platform tersebut. Meskipun demikian, keduanya masih melakukan investigasi dan belum merilis analisis teknis menyeluruh terkait serangan yang terjadi.

Source link