Presiden Prabowo Subianto berkomitmen untuk menyita 4-5 juta hektare lahan sawit yang bermasalah pada tahun 2026. Pernyataan ini disampaikan dalam acara Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan di Karawang, Jawa Barat. Prabowo meminta seluruh jajaran kabinetnya untuk bersatu melawan korupsi dan penyelewengan hukum, contohnya dengan merebut kembali 4 juta hektare kawasan hutan yang sebelumnya dikuasai oleh kebun sawit ilegal. Dia juga menyebut rencana untuk menyita tambahan 4 atau 5 juta hektare lagi pada tahun yang sama. Selain itu, Prabowo menyoroti upaya pemerintah dalam mengatasi praktek tambang ilegal dan menyelamatkan aset negara yang sebelumnya bocor. Dia menegaskan bahwa sebagai presiden, uang negara harus dinikmati sepenuhnya oleh rakyat Indonesia. Prabowo juga memuji kinerja kabinetnya yang telah bekerja secara efektif selama setahun terakhir, menggarisbawahi pentingnya kerja sama dan kedisiplinan dalam mencapai tujuan bersama tanpa harus menunggu instruksi dari atasan.
Prabowo Rencanakan Penyitaan Lahan Sawit Bermasalah 4-5 Juta Hektare





