Film terbaru dari rumah produksi Max Pictures yang berjudul “Bidadari Surga” siap menghiasi layar bioskop Indonesia mulai tanggal 15 Januari 2026. Disutradarai oleh Indra Gunawan, film ini akan menampilkan kisah cinta yang berkembang di tengah perbedaan pandangan hidup, prinsip, dan latar belakang. Cerita yang disajikan berfokus pada makna ketulusan, proses hijrah, dan perubahan diri melalui cinta yang tidak memaksa. Dikemas dengan sudut pandang yang dekat dengan realitas masyarakat saat ini, Bidadari Surga menyuguhkan perjalanan batin dalam pencarian arti cinta yang sejati.
Menurut Indra Gunawan, film ini bukan hanya tentang romansa, tetapi juga menggambarkan bagaimana manusia belajar menerima, menghargai, dan tumbuh melalui cinta. Tokoh utama, Taufan yang diperankan oleh Rey Mbayang, digambarkan sebagai sosok penuh ambisi dan ego yang diuji oleh perasaan dan keyakinan yang bertentangan. Dalam perjalanan hidupnya, Taufan bertemu dengan Nadia (Dinda Hauw), putri seorang kiai yang teguh dalam prinsip agama. Pertemuan ini menjadi titik balik penting dalam kehidupan Taufan.
Kisah cinta yang sarat ujian antara Taufan dan Nadia, yang dimulai dari penolakan Nadia terhadap permintaan Taufan untuk melepas hijabnya, membuka jalan bagi sebuah perjalanan hijrah yang mendalam dan penuh makna. Dengan konflik yang relevan, alur emosional yang kuat, dan pesan moral yang mendalam, Bidadari Surga menjadi tontonan yang menghibur namun juga membangun kesadaran bagi penonton. Film ini diproyeksikan sebagai karya yang reflektif dan inspiratif bagi penonton.





