Aksi Trump Membawa Ketidakstabilan di Negeri Sendiri

by -49 Views

Ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran semakin memuncak setelah Presiden Donald Trump mengeluarkan peringatan keras terkait penutupan Selat Hormuz. Respons tajam pun datang dari Ketua Parlemen Iran, Mohammad Baqer Qalibaf, yang menilai langkah militer Amerika Serikat hanya akan memperburuk situasi, baik bagi Timur Tengah maupun warga AS. Trump mengeluarkan ultimatum agar jalur Selat Hormuz segera dibuka, dengan ancaman konsekuensi bagi Iran jika tidak mematuhi hingga batas waktu yang ditentukan.

Pernyataan keras Trump ini direspons oleh Qalibaf, dengan mendesak Trump untuk menghentikan “permainan berbahaya” yang dapat mengakibatkan Amerika Serikat terjebak dalam situasi yang mengerikan. Dia juga menekankan bahwa strategi militer tidak akan memberikan manfaat bagi AS. Ketegangan ini semakin terkait dengan penutupan Selat Hormuz oleh Iran setelah serangan udara yang dilancarkan oleh AS dan Israel, memicu gangguan dalam lalu lintas energi global.

Selat Hormuz adalah jalur energi yang vital bagi dunia, dan penutupannya berdampak pada kenaikan harga energi di pasar global, termasuk di Amerika Serikat. Kritik juga datang dari Rusia, yang menilai pendekatan Amerika Serikat terhadap Iran tidak memahami posisi negosiasi Tehran. Menurut Duta Besar Rusia di Wina, Iran hanya akan menerima kesepakatan yang didasarkan pada kompromi yang adil, bukan tekanan dari luar.(endpoint)

Source link

Source link