Xi Jinping Kunjungi Korea Utara Saat Hubungan dengan Rusia Meningkat
Presiden China Xi Jinping melakukan kunjungan ke Pyongyang untuk bertemu dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un pada Senin (8/6/2026). Langkah ini menimbulkan spekulasi bahwa Beijing mulai khawatir dengan perubahan peta kekuatan di Semenanjung Korea terutama setelah hubungan Pyongyang dengan Moskow menjadi lebih erat.
Xi Jinping Jarang Bepergian ke Luar Negeri
Selama beberapa tahun terakhir, Xi Jinping diketahui semakin mengekang perjalanannya ke luar negeri. Kebanyakan pemimpin dunia justru datang ke Beijing untuk bertemu dengannya. Namun, keputusan Xi untuk datang langsung ke Korea Utara menunjukkan betapa pentingnya kunjungan ini bagi strategi China. Data menunjukkan bahwa Xi melakukan lebih sedikit perjalanan luar negeri dalam beberapa tahun terakhir.
Hubungan China dan Korea Utara dalam Konteks Militer
Sejak invasi Rusia ke Ukraina, Korea Utara mulai mendukung Moskow dengan memberikan berbagai bentuk dukungan militer. Hal ini membuat China khawatir terhadap kemampuan militer Korea Utara. China selama ini wary dalam memberikan bantuan militer langsung kepada Korea Utara, takut akan pergeseran keseimbangan kekuatan di Semenanjung Korea.
Harapan Korea Selatan dengan Kunjungan Xi
Menteri Luar Negeri Korea Selatan berharap kunjungan Xi dapat membantu meredakan ketegangan di Semenanjung Korea. Mereka berharap Beijing dapat melakukan intervensi yang positif terhadap Korea Utara. Situasi antara Korea Utara dan Korea Selatan memang tetap tegang, dengan komunikasi kedua negara yang hampir terputus.
Faktor Lain yang Mempengaruhi Keamanan di Asia Timur
Selain isu Korea Utara dan Rusia, China juga memantau perkembangan hubungan antara Korea Selatan dan Jepang, terutama terkait kemungkinan pakta dukungan logistik militer di wilayah tersebut. China sangat memperhatikan perkembangan tersebut karena sejarah hubungan yang tegang antara China dan Jepang.





