Alex Marquez Kecewa Gagal Podium di Grand Prix Britania Raya
Alex Marquez mengaku bahwa dirinya seharusnya bisa bersaing dengan para pebalap Aprilia untuk posisi kedua di Grand Prix Britania Raya jika saja dia tidak membuat kesalahan yang dianggap “stupid” dan “unacceptable”.
Marquez, yang merupakan pembalap Ducati terdepan di Silverstone, berhasil naik dari posisi ketujuh di grid pada bagian pertama balapan untuk merangsek ke posisi podium. Namun, setelah berhasil menyalip Marco Bezzecchi dari tim RS-GP untuk posisi ketiga pada lap ke-9 dari total 20 lap, Marquez mengalami insiden besar di Tikungan Abbey yang membuatnya melorot ke posisi kelima.
Meskipun dia berhasil menyalip KTM Pedro Acosta tanpa kesulitan, Bezzecchi ternyata memiliki kelebihan untuk menahan Marquez di posisi keempat pada babak akhir balapan. Walaupun dia finis hampir dua detik di depan pembalap Ducati terbaik berikutnya, Marquez tidak bisa menyembunyikan kekecewaannya setelah balapan.
Peluang Terlewat
Marquez yakin dia sebenarnya bisa bertarung untuk meraih posisi terbaik di antara pembalap lainnya di belakang pemenang balapan Raul Fernandez. “Saya pikir peluang kita sebenarnya untuk posisi kedua,” katanya. “Kesalahan saya di Tikungan 1 saat saya melampaui Marco, pada saat itu, saya terlalu optimis dan saya mengerem sedikit terlambat. Saya bergerak dengan rem depan dan kemudian saya kehilangan kontak roda belakang.”
Meskipun jelas memiliki keunggulan atas pembalap Ducati lain selama akhir pekan, Marquez sebenarnya start di posisi ketujuh, di belakang Fabio di Giannantonio dan saudaranya Marc. Pembalap Gresini ini merasa bahwa posisi start rendahnya sangat merugikan kesempatan untuk finis di posisi depan, setelah dua kali finis di posisi keempat.
Persaingan dan Peluang Kedepan
“Hari ini, yang [Aprilia] lebih dari saya adalah [keuntungan di] grid start. Saya pikir P7 sangat merugikan kita,” katanya. “Sekarang, tim memiliki peluang lagi, bukan untuk bersaing dengan Raul, tetapi untuk finis di podium.”





