Analisis Bitcoin: Melemah di Zona Merah

by -39 Views

Menyikapi Volatilitas Harga Kripto di Tengah Tekanan Pasar

Harga Kripto Hari Ini

Harga kripto selama 24 jam terakhir cenderung bergerak bervariasi, dengan mayoritas aset digital utama menghadapi tekanan penurunan. Bitcoin (BTC), sebagai aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, mengalami penurunan, sementara sejumlah altcoin seperti BNB, XRP, Solana, hingga Cardano juga terkoreksi.

Aset yang Mampu Menguat

Di tengah situasi ini, beberapa aset kripto masih mampu mencatatkan penguatan. Hyperliquid (HYPE) menjadi aset terbaik di antara 15 aset terbesar dengan kenaikan 10,42%, diikuti oleh Stellar (XLM) yang menguat 2,73% dan Ether (ETH) yang naik tipis 0,32%.

Mengutip Coinmarketcap.com, Rabu (17/6/2026), Bitcoin (BTC) tetap menjadi aset kripto terbesar di seluruh dunia dengan kapitalisasi pasar mencapai US$ 1,32 triliun, meskipun mengalami penurunan harga sebesar 0,76% dalam 24 jam terakhir menjadi US$ 65.687,19.

Ether (ETH) menduduki posisi kedua dengan kapitalisasi pasar sebesar US$ 216,65 miliar. Namun, berbeda dengan Bitcoin, ETH mengalami kenaikan 0,32% dan diperdagangkan pada level US$ 1.793,83, mencerminkan minat investor yang masih solid terhadap aset kripto terbesar kedua tersebut.

Stablecoin Tether (USDT) menempati peringkat ketiga dengan kapitalisasi pasar US$ 186,35 miliar. Harga USDT berada di level US$ 0,9989 atau mengalami penurunan tipis sebesar 0,05%.

BNB, yang merupakan token ekosistem Binance, mencatat kapitalisasi pasar sebesar US$ 81,63 miliar. Dalam 24 jam terakhir, harga BNB turun 1,83% menjadi US$ 605,16. Sementara itu, XRP berada di posisi kelima dengan kapitalisasi pasar US$ 75,77 miliar dan harga XRP terkoreksi 1,65% menjadi US$ 1,21.

Source link