Analysis of Winners and Losers in MotoGP Dutch GP

by -30 Views

Ai Ogura dan Raul Fernandez Berjaya di Grand Prix Belanda

Grand Prix Belanda menutup bulan Juni yang padat di MotoGP, dengan tiga balapan berlangsung dalam rentang empat minggu. Asen memuncaki pemenang baru dalam kejuaraan, seseorang dengan masa depan yang cerah di MotoGP, tetapi pabrikan yang ia wakili sekali lagi dihadapkan pada pertanyaan sulit setelah tim pabriknya gagal memberikan hasil terbaik.

Kemenangan Ai Ogura dan Raul Fernandez

Trackhouse berhasil mengalahkan tim pabrik Aprilia di kedua balapan di Asen. Tim Amerika tersebut jelas memiliki keunggulan atas Noale akhir pekan lalu dan pada akhirnya, tidak ada persaingan antara keduanya. Ai Ogura, dengan kemenangan MotoGP perdananya, dianggap telah sekian lama menjadi target kemenangan yang serius musim ini. Dan berhasil, meski awalnya hanya di posisi keenam pada lap kedua, ia mampu meraih kemenangan yang meyakinkan.

Raul Fernandez juga tampil memukau setelah pulih dari radang usus buntu yang membuatnya kekurangan energi di Ceko. Pada Sabtu, ia menjadi pembalap tercepat di lintasan dan meraih kemenangan sirkuit yang diraih dengan susah payah. Meskipun tidak mampu menjawab kecepatan Ogura di grand prix, performa mengesankan yang ia tunjukkan membuat Trackhouse tak mungkin tidak memperpanjang kontraknya untuk tahun depan.

Marco Bezzecchi, Tampil Buruk di Grand Prix Belanda

Kesulitan tiba-tiba yang dialami Marco Bezzecchi pada bulan Juni sulit untuk dipulihkan. Ia masih berjuang untuk menyelesaikan masalah kualifikasi yang sudah berlangsung lama. Akhir pekan ini, ia kalah bukan hanya dari duo Trackhouse, tetapi juga dari VR46 Ducati Fabio di Giannantonio pada Sabtu setelah berjuang dengan kekurangan kepercayaan diri di lap-lap awal.

Selain itu, masih terlalu banyak akhir pekan di mana ia terlalu jauh dari kecepatan. Di Asen, ia seolah menemukan semangatnya setelah mendominasi semua sesi latihan. Namun, ketika memasuki babak penting akhir pekan, ia tidak pernah menjadi pesaing serius.

Lebih buruk lagi, ia terus melakukan kesalahan yang tidak terpaksa seperti yang membuatnya keluar dari grand prix. Bezzecchi merasa menemui kesulitan besar pada fase ini musim ini. Tentu saja, dengan tersisa 12 balapan lagi, ia masih bisa pulih dan memenangkan kejuaraan. Tetapi ia harus melepaskan bulan Juni yang melelahkan setelah gagal mencetak poin dalam tiga balapan Minggu berturut-turut dengan berbagai alasan.

Fabio di Giannantonio dan Performa Unggul Yamaha di Grand Prix Belanda

Di sisi lain, Fabio di Giannantonio sukses mengamankan posisi ketiga dalam klasemen sementara hanya selisih 16 poin dari pemimpin klasemen, Jorge Martin. Performanya cemerlang, terutama di balapan sprint, menjadikannya sebagai pembalap yang patut diperhitungkan.

Sementara itu, minat masih terpecah pada Yamaha yang berhasil menunjukkan peningkatan di Grand Prix Belanda. Fabio Quartararo mampu masuk kualifikasi dan hanya berjarak setengah detik dari pole position. Meskipun para pembalap Yamaha tidak merasakan peningkatan performa di lintasan, keduanya mampu finis di posisi sepuluh besar pada hari Minggu, unggul dari para pembalap Honda. Toprak Razgatlioglu juga menunjukkan performa mengesankan dari posisi paling belakang grid, naik ke posisi 11 di awal balapan.

Pedro Acosta dan Keburukan KTM di Grand Prix Belanda

Sedangkan KTM kembali menjadi sorotan setelah dua masalah teknis cepat yang dialami Pedro Acosta pada Sabtu membuat citra buruk KTM semakin terkuak. Masalah-masalah teknis yang dialami Acosta di Assen meninggalkannya dengan perasaan tidak nyaman di lintasan dan berkontribusi pada penampilannya kurang memuaskan di balapan sprint.

Penyakit Carpal Tunnel Syndrome yang dialami Acosta juga membuatnya terpaksa mundur dari balapan. Meskipun bukan kesalahan KTM, peristiwa ini menunjukkan keprihatinan akan keandalan RC16 dan meningkatkan keraguan terhadap tim.

Source link