Bank Sentral Eropa Luncurkan Pontes untuk Transaksi Blockchain

by -49 Views

Bank Sentral Eropa atau European Central Bank (ECB) meluncurkan Pontes, layanan yang memungkinkan penyelesaian transaksi wholesale antarlembaga keuangan berbasis blockchain menggunakan dana bank sentral. Pada saat yang sama, ECB menempatkan sebagian portofolio dana internal senilai 23 miliar euro atau sekitar Rp471,93 triliun—dengan asumsi kurs 1 euro sebesar Rp20.520—ke dalam sekuritas digital.

Menghubungkan blockchain dengan sistem TARGET

Dikutip dari crypto.news, Senin (21/9/2026), Pontes dirancang untuk menghubungkan platform distributed ledger technology (DLT) yang digunakan pelaku pasar keuangan dengan layanan TARGET milik Eurosystem. Koneksi tersebut memungkinkan transaksi yang melibatkan aset ter-tokenisasi diselesaikan menggunakan euro.

Dengan mekanisme ini, komponen kas dalam transaksi berbasis blockchain dapat menggunakan uang bank sentral. Akses tersebut ditujukan kepada institusi yang berpartisipasi dalam platform Pontes, terutama ketika mereka melakukan transaksi skala besar yang melibatkan sekuritas digital atau aset yang diterbitkan dalam bentuk token.

Deutsche Bank, Santander, dan kelompok kliring sekuritas Clearstream tercatat sebagai beberapa institusi pertama yang menyelesaikan proses pendaftaran serta memperoleh akses ke platform tersebut.

Pada tahap awal, Pontes beroperasi pada hari kerja pukul 08.00 hingga 16.00 waktu Eropa Tengah atau Central European Time (CET). ECB berencana memperluas jam operasional dan fungsi layanan itu secara bertahap.

Uang bank sentral sebagai penyelesaian transaksi

Peluncuran Pontes merupakan hasil dari proyek yang dikembangkan ECB ketika lembaga-lembaga keuangan tengah menguji penggunaan buku besar terdistribusi untuk penerbitan, perdagangan, dan penyelesaian sekuritas.

Model yang ditawarkan Pontes berbeda dari penyelesaian transaksi menggunakan stablecoin yang diterbitkan pihak swasta maupun bentuk uang komersial lainnya. Melalui layanan ini, institusi peserta dapat menggunakan uang bank sentral sebagai bagian kas dalam transaksi yang berlangsung di jaringan blockchain.

Pendekatan tersebut sejalan dengan pandangan ECB mengenai posisi uang bank sentral dalam ekosistem aset digital. Crypto.news sebelumnya melaporkan pada Maret bahwa ECB memandang uang bank sentral sebagai “jangkar penyelesaian” bagi sekuritas ter-tokenisasi, deposito, dan stablecoin.

Piero Cipollone, anggota Dewan Eksekutif ECB, menyampaikan pandangan itu pada saat yang sama. Menurut dia, tanpa dukungan uang bank sentral, penjual sekuritas ter-tokenisasi berisiko menerima aset yang terpapar volatilitas harga atau risiko kredit.

Melalui Pontes, ECB kini menyediakan infrastruktur yang menghubungkan sistem DLT dengan layanan TARGET, sekaligus membuka penggunaan dana bank sentral untuk penyelesaian transaksi digital antarlembaga keuangan.

Source link