Baskara Mahendra: Korban Rasisme K-Netz, SEAblings Mendukung

by -56 Views

Kegaduhan antar netizen terjadi di media sosial, dimana netizen Korea atau K-Netz mengeluarkan komentar rasisme yang mencakup nama Baskara Mahendra. Netizen dari Indonesia, Malaysia, dan negara-negara di Asia Tenggara yang disebut SEAblings langsung bereaksi dengan menghadapi perang komentar pedas yang tidak terelakkan. Insiden ini dimulai ketika fansite dari Korea Selatan hadir di konser Day6 di Malaysia dengan membawa kamera profesional yang mengganggu fans lokal. Ketika fans lokal menegur, fansite tersebut tidak menerima teguran tersebut dan merasa bahwa merekalah yang berjasa dalam membesarkan idol dengan foto-fotonya. Selain itu, fansite juga menghina fans lokal dan penindasan ini terus berlanjut di media sosial dengan komentar rasisme terhadap fisik dan status ekonomi orang-orang Asia Tenggara.

Beberapa K-Netz bahkan merendahkan aktor Indonesia Baskara Mahendra dengan menggambarkannya sebagai wajah orang Asia Tenggara. Di sisi lain, idol asal Indonesia yang tengah populer, No Na, disebut plagiat dan dianggap tidak memiliki konsep yang baik dalam video musiknya oleh K-Netz. Namun, SEAblings tidak tinggal diam dan membalas rasisme yang dilontarkan melalui meme lucu. Mereka juga menekankan bahwa idol Korea tidak akan bisa sukses tanpa dukungan penggemar dari Asia Tenggara.

Dengan data yang menunjukkan bahwa Asia Tenggara merupakan pasar K-Pop terbesar, SEAblings menunjukkan dukungan mereka terhadap grup lokal dengan aktif mempromosikannya di media sosial. Meskipun Baskara Mahendra mendapat sorotan dari K-Netz, ia tetap tenang dan tidak tergoda untuk membalas. Ia hanya mengucapkan apresiasi pada negara-negara Asia Tenggara yang berperan aktif dalam mempromosikan grup musik lokal. Sementara No Na terus menghasilkan video musik dengan konsep alam untuk menunjukkan keindahan alam Indonesia.

Source link