Berita Terbaru: Artmeru Malang, Galeri Seni Independen Perkuat Status Kota Kreatif UNESCO

by -40 Views




Artikel: Galeri Seni Artmeru Menguatkan Status Kota Malang sebagai Kota Kreatif UNESCO

Galeri Seni Artmeru Menguatkan Status Kota Malang sebagai Kota Kreatif UNESCO

Status Kota Malang sebagai kota kreatif dunia di bidang Media Arts mendapat penguatan baru dengan kehadiran Artmeru Gallery. Galeri seni rupa komersial independen pertama ini dirancang sebagai ruang pamer berstandar internasional di Malang. Artmeru Gallery resmi dibuka melalui ekshibisi bertajuk Mukadimah pada Jumat (26/6/2026).

Artmeru Gallery: Ruang Pamer Representatif untuk Seniman Malang

Artmeru Gallery di Jalan Semeru No.12 hadir sebagai jawaban atas minimnya ruang pamer seni rupa murni di Malang. Sebagai galeri komersial pertama di kota tersebut, Artmeru Gallery memberikan wadah representatif bagi seniman Malang untuk memamerkan karya-karya mereka.

Co-Owner Artmeru Gallery, Sulung Christian Ang, menyatakan bahwa Malang memiliki potensi seniman dan pelaku industri kreatif yang besar namun kekurangan infrastruktur yang memadai. Dengan hanya mengandalkan kafe, hotel, dan ruang publik sebagai tempat pameran, banyak seniman Malang belum mendapatkan pengakuan di kotanya sendiri.

Ekosistem Seni Rupa yang Berkelanjutan

Artmeru Gallery tidak hanya hadir sebagai satu pameran saja, tetapi juga bertujuan membangun ekosistem seni rupa yang berkelanjutan. Dengan menargetkan lima hingga enam pameran setiap tahun, galeri ini ingin memperkaya dan mengembangkan seni rupa di Kota Malang.

Sebagai pembuka, Artmeru mempersembahkan pameran Mukadimah selama dua bulan, dari 26 Juni hingga 26 Agustus 2026. Kurator pameran, Helmi Zuhdi, menjelaskan bahwa tema Mukadimah dipilih sebagai simbol dimulainya perjalanan baru Artmeru dalam membangun wajah seni rupa kontemporer di Malang.

22 seniman dari berbagai generasi terlibat dalam pameran ini dengan berbagai karya mulai dari lukisan, instalasi, tekstil, patung, new media art, hingga karya berbasis art toys. Artmeru Gallery tidak hanya menjadi tempat apresiasi seni, tetapi juga misi edukasi mengenai nilai ekonomi dari seni rupa.

Masyarakat diajak untuk tidak hanya menikmati karya seni, tetapi juga memahami bagaimana seni rupa dapat berkontribusi secara ekonomi dan menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari. Melalui program A-Merch atau Toko Seni dan Desain, para seniman di Artmeru menghasilkan merchandise resmi untuk dipasarkan.

Pameran Mukadimah dapat dikunjungi setiap hari dengan tiket masuk Rp15 ribu yang sudah termasuk suvenir.


Source link