Bertambahnya Korban Perang di Gaza, 9 Orang Warga Ditangkap

by -342 Views

Bertambahnya Korban Perang di Gaza, 9 Orang Warga Ditangkap

Serangan Israel di Jalur Gaza terus meluas, sementara operasi penangkapan juga digencarkan di Tepi Barat yang diduduki. Dalam penggerebekan semalam hingga dini hari, lebih banyak warga Palestina ditangkap di tengah situasi yang kian memburuk. Di saat yang sama, warga di selatan Gaza kembali diperintahkan meninggalkan wilayah mereka, meski serangan tetap menghantam area yang sebelumnya disebut aman.

Korban Jiwa Terus Naik

Data terbaru dari Kementerian Kesehatan Palestina dan Perhimpunan Bulan Sabit Merah Palestina (PRCS) menunjukkan jumlah korban tewas akibat serangan Israel telah mencapai 15.523 orang. Dari jumlah itu, 6.600 adalah anak-anak dan 4.300 perempuan. Adapun korban luka-luka tercatat 41.316 orang, dengan sekitar 70 persen di antaranya merupakan anak-anak dan perempuan.

Di Tepi Barat, kekerasan juga belum mereda. Sebanyak 254 orang dilaporkan tewas dan lebih dari 3.365 lainnya mengalami luka-luka sejak gelombang serangan dan penindakan berlangsung.

Gaza Tengah Jadi Titik Serangan

Gaza Tengah kini berubah menjadi salah satu titik paling rawan. Sejumlah kawasan pemukiman ikut terdampak dalam rangkaian serangan Israel. Selain itu, militer Israel disebut telah melakukan penggerebekan di Tepi Barat dan menahan lebih dari 3.500 orang sejak 7 Oktober.

Pihak Israel juga mengklaim telah menghantam 200 “target teror” di Jalur Gaza. Namun, di lapangan, serangan yang terus berlangsung justru memperdalam krisis kemanusiaan dan menambah jumlah warga sipil yang menjadi korban.

Netanyahu Disidang di Tengah Perang

Di tengah perang yang masih berkecamuk, persidangan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu tetap berjalan di Pengadilan Distrik Yerusalem. Netanyahu menghadapi dakwaan penipuan, pelanggaran kepercayaan, dan korupsi. Proses hukum itu berlangsung saat perhatian dunia masih tertuju pada eskalasi kekerasan di Gaza dan Tepi Barat.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan bahkan menyebut Netanyahu sebagai penjahat perang atas serangan Israel di Gaza. Sementara itu, delegasi senior Amerika Serikat dijadwalkan mengunjungi Israel untuk membahas rencana Gaza pascaperang, di tengah tekanan internasional yang terus meningkat.

Artikel ini disusun ulang berdasarkan informasi dari sumber yang telah dipublikasikan sebelumnya.