Bitcoin Turun, Zcash dan Hyperliquid Justru Menguat

by -49 Views

Pergerakan aset kripto berkapitalisasi pasar besar belum menunjukkan arah yang seragam pada Minggu (13/9/2026) pagi. Bitcoin (BTC) melemah tipis dalam perdagangan 24 jam, sedangkan Ethereum (ETH) dan Binance Coin (BNB) mencatat kenaikan. Solana (SOL) serta sejumlah aset kripto lainnya juga berada di zona hijau.

Berdasarkan data CoinMarketCap, Bitcoin sebagai kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar diperdagangkan pada harga US$ 77.275,15. Nilai tersebut setara sekitar Rp 1,36 miliar dengan menggunakan asumsi kurs Rp 17.600 per dolar AS.

Dalam 24 jam terakhir, harga Bitcoin turun 0,02%. Koreksi yang tercatat dalam periode harian itu relatif tipis, tetapi pergerakannya selama tujuh hari menunjukkan tekanan yang lebih besar. Harga BTC melemah 3,38% dalam sepekan terakhir.

Ethereum Menguat dalam Perdagangan Harian dan Mingguan

Berbeda dari Bitcoin, Ethereum bergerak positif pada dua periode pengukuran. Harga ETH naik 0,45% selama 24 jam terakhir dan menguat 0,88% jika dibandingkan dengan posisinya sepekan sebelumnya.

Ethereum kini berada di level US$ 2.524,49 atau sekitar Rp 44,43 juta. Kenaikan tersebut menempatkan ETH di zona hijau pada perdagangan pagi ini, bersama Solana dan sejumlah kripto lain yang juga mengalami penguatan.

Meski Bitcoin dan Ethereum merupakan dua aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar, keduanya memperlihatkan arah berbeda. BTC terkoreksi baik secara harian maupun mingguan, sementara ETH membukukan kenaikan dalam kedua rentang waktu tersebut.

USDT Stabil, BNB Belum Pulih dari Koreksi Mingguan

Stablecoin Tether (USDT) mempertahankan pergerakan harga yang relatif stabil. Dalam 24 jam terakhir, perubahan harga USDT tercatat 0,00%. Sementara itu, dalam periode tujuh hari, aset tersebut naik tipis 0,03%.

Harga USDT berada di posisi US$ 0,9997 atau setara sekitar Rp 17.595 berdasarkan asumsi kurs yang sama. Dibandingkan dengan pergerakan Bitcoin, Ethereum, dan Binance Coin, perubahan harga Tether menjadi yang paling terbatas dalam data perdagangan tersebut.

Binance Coin turut menguat pada perdagangan harian, meskipun kenaikannya hanya 0,05% dalam 24 jam terakhir. Harga BNB tercatat sebesar US$ 729,21 atau sekitar Rp 12,83 juta.

Namun, kinerja hariannya belum menghapus tekanan yang terjadi sepanjang pekan. Dalam tujuh hari terakhir, harga BNB masih terkoreksi 4,87%. Persentase penurunan mingguan itu lebih besar dibandingkan koreksi Bitcoin yang tercatat 3,38% pada periode yang sama.

Data Minggu pagi tersebut memperlihatkan perbedaan antara pergerakan jangka pendek dan kinerja mingguan masing-masing aset. Ethereum menguat dalam kedua periode, sedangkan BNB naik secara harian tetapi masih melemah dalam sepekan. Bitcoin tetap berada di zona merah pada pengukuran 24 jam maupun tujuh hari, sementara USDT bertahan di sekitar US$ 1 dengan perubahan harga yang sangat terbatas.

Source link