Dampak Koreksi Harga Bitcoin Terhadap ETF
Menurut D’Agostino, total modal yang tersimpan di ETF Bitcoin hanya turun sekitar 15%, jauh lebih rendah dibandingkan koreksi harga Bitcoin yang mendekati 50%. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar investor institusi memilih untuk mempertahankan kepemilikannya daripada menjual aset saat pasar mengalami tekanan.
Investor Tetap Yakin Pada Bitcoin
D’Agostino menyatakan bahwa perbedaan tersebut menjadi indikasi bahwa investor besar tetap yakin terhadap prospek jangka panjang Bitcoin meskipun harganya fluktuatif. Risiko sistemik dan potensi margin call yang dapat memicu gelombang penjualan paksa di kalangan investor institusi dinilai relatif rendah olehnya.
Ia menegaskan bahwa risiko likuidasi paksa yang masif cenderung terjadi di platform perdagangan luar negeri yang menawarkan leverage tinggi kepada investor ritel. Sentimen investor institusi saat ini dianggap tetap terukur dan rasional, dengan fokus pada cara efisien untuk memperoleh modal tambahan guna meningkatkan eksposur pada aset yang mereka yakini memiliki nilai jangka panjang.
Keyakinan Investor Institusi
D’Agostino melihat bahwa investor institusi masih mempertimbangkan metode termurah untuk memperoleh modal tambahan guna membeli aset yang disukai. Meskipun harga Bitcoin turun dari level US$ 125.000 menjadi US$ 65.000, investor masih mempertahankan keyakinan pada aset tersebut.





