Bursa Kripto Grinex Ditutup Sementara Akibat Serangan Siber

by -46 Views

Bursa kripto Grinex yang berhubungan dengan Rusia telah memutuskan untuk menangguhkan operasinya setelah serangan siber yang mengakibatkan pencurian aset senilai USD 13,10 juta. Grinex, yang berbasis di Kyrgyzstan tetapi memiliki keterkaitan dengan Rusia, sebelumnya telah dikenai sanksi oleh beberapa negara termasuk Amerika Serikat, Inggris, dan Uni Eropa. Bursa kripto tersebut menuduh badan intelijen asing dari negara-negara yang tidak bersahabat sebagai pelaku serangan tersebut. Meskipun klaim ini belum diverifikasi oleh Reuters, Grinex mengungkapkan bahwa serangan itu bertujuan untuk merugikan kedaulatan keuangan Rusia. Bursa ini juga dituduh membantu pelanggan untuk menghindari sanksi melalui stablecoin berbasis rubel Rusia. Pasca sanksi SWIFT internasional terhadap Rusia, negara tersebut telah mengembangkan infrastruktur kripto yang canggih untuk mendukung perdagangan luar negeri. Pada akhirnya, keputusan investasi dalam kripto tetap menjadi tanggung jawab pembaca, dan Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas konsekuensi dari keputusan investasi tersebut.

Source link