Sebuah bus yang ditumpangi Jemaah Umrah asal Indonesia mengalami kebakaran di Madinah. KJRI Jeddah telah memastikan bahwa jemaah akan dipulangkan ke Indonesia pada tanggal 31 Maret. Konsul Jenderal RI di Jeddah, Yusron Ambary, menyatakan bahwa seluruh jemaah dalam keadaan selamat tanpa luka fisik, walaupun ada beberapa anak yang mengalami trauma ringan dan enggan naik bus untuk sementara. Insiden terjadi saat perjalanan menuju Madinah, dan paspor semua jemaah selamat tidak ikut terbakar.
Tim KJRI Jeddah telah menemui pembimbing dan perwakilan jemaah di Madinah untuk memberikan bantuan dan koordinasi. Dugaan awal menunjukkan bahwa masalah teknis pada kendaraan menjadi penyebab kebakaran bus, bukan akibat dari pengemudi yang ugal-ugalan. Kementerian Luar Negeri Indonesia juga telah mengonfirmasi bahwa seluruh jemaah dalam keadaan sehat dan saat ini berada di Hotel Manazel Al Sadiq di Madinah.
Untuk memastikan keselamatan dan kesejahteraan jemaah, Tim Konsuler KJRI Jeddah akan bertolak menuju Madinah untuk memberikan bantuan lebih lanjut. Seluruh jemaah akan terus mendapat perawatan dan informasi terbaru dari pihak berwenang demi memastikan kenyamanan dan ketenangan selama proses kepulangan ke tanah air. Semua pihak terkait akan terus mengawal kasus ini, termasuk kemungkinan kompensasi dari perusahaan transportasi yang bersangkutan.





