Carson Hocevar: Membuat Keputusan yang Kontroversial
Carson Hocevar sedang menikmati balapan, tetapi itu tidak berarti dia tidak peduli dengan reaksi orang lain terhadapnya. Ketika Brad Keselowski marah padanya karena insiden di Southern 500, Hocevar tidak merasa perlu untuk meminta maaf — terutama jika menurutnya itu hanya bagian dari balapan.
Reaksi Kontroversial
Menurut Hocevar, balapan keras sering kali mengakibatkan kontak, dan itulah yang terjadi. Namun, sikapnya setelah insiden tersebut yang kerap menimbulkan kekesalan. Hocevar jarang menunjukkan penyesalan, bahkan setelah balapan ia memberikan diskon enam persen untuk barang dagangannya, merujuk pada nomor mobil Keselowski.
Hal ini membuat Hocevar terkesan acuh tak acuh kepada pembalap veteran yang baru saja mengancamnya. Namun, bagi sebagian orang di paddock, kepribadiannya malah menarik minat dari penggemar baru di kalangan pecinta NASCAR.
Filosofi Balapan Hocevar
Hocevar tidak begitu memperdulikan pendapat dari pembalap lain, menurutnya yang terpenting adalah pendapat timnya dan sponsor. Ia percaya bahwa balapan adalah olahraga keluarga yang seharusnya hanya peduli pada pendapat keluarganya dalam tim.
Menurutnya, permintaan maaf setelah balapan hanya akan terdengar dangkal. Hocevar tidak mau mendengar permintaan maaf palsu yang menurutnya hanya karena strategi. Ia merasa bahwa hal itu adalah hasil dari balapan keras, dan tidak perlu meminta maaf atas situasi yang menurutnya tak disengaja.
Hocevar juga mengkritik sikap kesalahan yang dianggap hipokrit, menurutnya itulah tahap kejujuran intelektual dalam balapan. Ia lebih memilih respons langsung setelah balapan ketimbang permintaan maaf belakangan.
Ini hanyalah contoh dari kode kehormatan pribadi Hocevar dalam bersaing. Ia memilik filosofi dan prinsip dalam balapan yang ia anut dalam setiap insidennya.
Sebagai seorang pembalap di level tertinggi NASCAR, Hocevar fokus pada balapan untuk menang, memperluas basis penggemar, dan menjalani mimpinya. Ia ingin menikmati setiap momen di lintasan serta memperoleh dukungan dari timnya untuk terus melanjutkan gaya balapnya.





