David Malukas Semakin Dekat dengan Kemenangan Perdana di Seri IndyCar
David Malukas semakin mendekati kemenangan pertamanya di Seri IndyCar. Meskipun start dari posisi kelima, pebalap berusia 24 tahun asal Chicago ini berhasil menembus ke posisi terdepan dengan strategi yang beragam, memimpin balapan sejumlah 27 dari 85 lap di Sonsio Grand Prix di lintasan jalan Indianapolis Motor Speedway. Namun, kemenangan potensialnya sirna ketika Christian Lundgaard dari Arrow McLaren melakukan aksi mengejar dari luar Tikungan 2 dan menyelesaikannya di Tikungan 4 pada Lap 68.

Kesuksesan David Malukas Kian Memburuk Saat Lundgaard Merengkuh Kemenangan
Pada akhirnya, Malukas hanya bisa melihat Lundgaard menjauh dan menyeberangi garis finis di depannya dengan selisih 4.613 detik. Ini adalah podium kedua tahun ini bagi pebalap terbaru Team Penske, dan hasil tertinggi dari enam balapan.
“Kami semakin dekat,” ujar Malukas. “Kami terus mendekati. Sejujurnya, balapan itu sungguh mujur. Kami begitu beruntung.”

Malukas juga tidak ragu untuk membahas insiden di lap pembuka di Tikungan 1 yang melihat Felix Rosenqvist tidak sengaja menabrak peraih posisi start di baris depan, Pato O’Ward, serta beberapa peserta lain yang mungkin bersaing secara serius.
“Ada awal balapan yang mengeliminasi banyak pebalap cepat,” kata Malukas. “Kemudian masuk ke siklus pitstop, dan saya tidak terlalu yakin apa yang terjadi dengan Kyle Kirkwood. Dia masuk ke pit, lalu saya melihatnya melintas di atas rumput. Saya bingung apa yang terjadi di sana. Semua berjalan, lagi, dengan keberuntungan di pihak kami.”
“Kemudian mobil yang melaju di belakang kami memberikan jalur, dan kami mendapatkan sedikit udara bersih, yang sangat kami butuhkan dengan penyetelan mobil kami. Kami begitu kesulitan ketika berada di belakang beberapa mobil. Semuanya begitu mujur. Saya bilang, ‘Wow, dewa IMS, mereka bersama saya’. Mereka memberi saya semua keberuntungan ini.”
“Kemudian pada akhirnya, maksudnya, Lundgaard begitu cepat. Saya berusaha sekuat tenaga, nyaris selip setengah waktu. Namun dia tetap unggul, unggul.”
Hasil Positif yang Tak Terduga bagi Malukas
Malukas mengakui bahwa hasil ini jauh melebihi ekspektasinya, terutama mengingat sebelumnya ia belum pernah finis lebih baik dari posisi ke-12 dan dua kali finis di luar 20 besar.
“Kami datang ke akhir pekan ini dengan pikiran bahwa ini akan menjadi, setidaknya bagi saya, saya datang dengan pikiran bahwa ini akan menjadi balapan tersulit sepanjang musim, dan ternyata menjadi hasil terbaik kami sejauh ini, yang sungguh fantastis,” ucap Malukas.
Apalagi mengingat balapan berikutnya adalah Indianapolis 500, di mana Malukas finis kedua setahun yang lalu bersama AJ Foyt Racing.
“Ini momentum yang bagus menuju 500,” katanya. “Ya, saya sangat, sangat senang.”
Berkaitan dengan pertarungan dengan Lundgaard, yang dulunya adalah rekan setimnya di era kariernya di karting di Italia, Malukas berkomentar, “Ya, kami mengalami momen-momen menarik. Saya bisa melihat bahwa dia mencoba menyusun strategi di bawah, namun kami mengalami sedikit masalah, dan ia berhasil bertahan di luar. Mungkin saya bisa sedikit lebih agresif, tapi saya pikir saya melakukan balapan yang adil.”
“Ya, maksudnya, itu gerakan yang tepat. Sangat bagus. Ya, saya tidak tahu. Pada akhirnya kami kekurangan kecepatan. Saya tidak terlalu yakin apa yang salah. Kami akan kembali dan mempelajarinya.”





