Deal Atau Rata: Panduan Terbaik Untuk Mengatasi Tanah Rendah

by -29 Views

Trump Ancam Iran dengan Konsekuensi Fatal

Jakarta, CNBC Indonesia – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memberikan ancaman mengerikan kepada Iran, memaksa negara tersebut untuk segera bertindak atau menghadapi konsekuensi yang fatal. Ancaman ini disampaikan pada Minggu (17/05/2026) melalui platform media sosial.

Dalam unggahan di akun Truth Social miliknya, Trump mengatakan, “Bagi Iran, Jam Terus Berdetak, dan mereka sebaiknya bergerak, CEPAT, atau tidak akan ada yang tersisa dari mereka. WAKTU SANGAT PENTING!” Meskipun begitu, Trump tidak merinci rencana tindakan militer yang akan diambil.

Satu Lagi Ancaman Terbuka dari Trump

Ketegangan antara AS dan Iran mencapai titik nadir setelah perang meletus beberapa bulan lalu. Meskipun ada gencatan senjata yang rapuh sejak April, kedua negara belum menemukan jalan keluar. AS terus memblokade pelabuhan Iran, sementara Iran telah menutup Selat Hormuz sejak awal konflik.

Ancaman Trump memperpanjang daftar pernyataan kontroversialnya di media sosial. Sebelumnya, dia telah mengancam Iran dengan kehancuran peradaban jika tuntutan AS tidak dipenuhi. Ancaman terhadap infrastruktur sipil Iran juga menimbulkan kekhawatiran akan kejahatan perang.

Implikasi Global dari Ancaman Trump

Dampak perang kata-kata ini terasa di seluruh dunia, terutama pada pasokan energi. Penutupan Selat Hormuz telah membuat harga minyak melonjak secara global, menciptakan kekacauan ekonomi dan menaikkan harga bensin di AS. Harga bensin di AS bahkan mencapai US$ 4,51 (sekitar Rp 72 ribu) per galon.

Saat ini, AS dan Iran masih bertahan dalam posisi masing-masing dalam negosiasi. AS menuntut pembatalan program nuklir Iran dan pembukaan kembali Selat Hormuz, sementara Iran menuntut ganti rugi, penghentian blokade ekonomi, dan perdamaian di seluruh wilayah konflik.

Source link