Otmar Szafnauer Ungkap Cara Ajaibnya untuk Berinteraksi dengan Kru di Balik Layar Netflix
Mantan kepala tim Formula 1, Otmar Szafnauer, baru-baru ini mengungkapkan metode unik yang ia gunakan untuk memberi tahu rekan-rekannya bahwa ia memakai mikrofon untuk kamera Drive to Survive milik Netflix.
Dalam sebuah episode podcast High Performance Racing, Szafnauer membuka diri tentang pengalamannya selama pengambilan gambar untuk Drive to Survive.
“Saya akan katakan apa yang saya lakukan ketika saya memakai mikrofon dan berada di pitwall,” jelasnya. “Anda bisa mengatakan hal-hal apa pun karena emosi sedang tinggi dan semuanya direkam. Saya biasanya menempelkan sepotong selotip di dahi saya yang bertuliskan ‘Netflix’.
“Jadi, setiap kali ada yang berbicara dengan saya, mereka bisa melihat bahwa saya memakai mikrofon.”
Perlindungan Privasi di Balik Layar Formula 1
Meskipun Drive to Survive memberi penggemar akses tak terbatas ke kawasan Formula 1, hal ini membuat mereka di dalam kejuaraan harus berpikir kreatif untuk melindungi privasi mereka.
Szafnauer mengonfirmasi bahwa penggunaan mikrofon hanya ketika timnya menjadi fokus dalam episode tertentu. “Tepat. Nah, ketika kita menjadi cerita, saya akan memakai mikrofon, dan saya akan memakainya di grid,” tambahnya.
Walau episode Drive to Survive ditayangkan setelah musim di mana rekaman tersebut diambil, Szafnauer menekankan pentingnya menjaga rahasia operasional.
“Masih ada beberapa hal strategis yang Anda lakukan di pitwall yang tidak ingin mereka ketahui.”
The Impact of Drive to Survive on Formula 1
Sejak musim pertama tayang pada 2019, Drive to Survive telah diakui dapat memperluas profil para pembalap F1 dengan memberi mereka kesempatan untuk menunjukkan kepribadian dan kehidupan pribadi mereka di luar lintasan balap. Selain itu, acara tersebut telah menjadi salah satu faktor utama di balik popularitas Formula 1 di Amerika Serikat.
Jadi, bagaimana pendapat Anda tentang interaksi Otmar Szafnauer yang unik di balik layar Netflix? Apakah ini menjadi tantangan baru bagi para pelaku F1 dalam melindungi strategi dan rahasia operasional mereka? Sampaikan pendapat Anda!





