Fakta Baru: Perang Iran dan Kehancuran Trump

by -47 Views

Perang Iran Muncul Sebagai Ujian Nyata Trump

Jakarta, CNBC Indonesia – Perang Iran yang digelar Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump pada akhir Februari menjadi bukti betapa berbahayanya keputusan tersebut. Berbagai survei menunjukkan bahwa perang ini disambut dengan penolakan tegas oleh masyarakat AS, melebihi tingkat penolakan perang-perang sebelumnya seperti Irak, Afghanistan, dan Vietnam.

Survei Menunjukkan Dampak Buruk Perang Iran

Hasil survei Washington Post-Ipsos yang dirilis baru-baru ini mencatat bahwa sebanyak 68% warga Amerika menilai perang Iran tidak pantas dilanjutkan, sementara hanya 28% yang setuju sebaliknya. Hal ini menciptakan kesenjangan yang signifikan, melebihi penolakan perang Irak dan Afghanistan.

Trump sendiri terkejut dengan kecepatan perubahan opini publik terkait perang Iran. Sebelumnya, penolakan terhadap perang Irak dan Afghanistan baru menjadi mayoritas setelah waktu yang cukup lama, namun dalam kasus perang Iran, penolakan itu terjadi dalam waktu singkat.

Sentimen Negatif Menyelimuti Perang Iran

Survei Washington Post-ABC News juga mengungkapkan bahwa dalam kurun waktu kurang dari dua bulan sejak dimulainya perang Iran, 61% warga AS sudah berpendapat bahwa perang ini adalah sebuah kesalahan. Hal ini menunjukkan bahwa perang Iran menjadi salah satu perang yang paling tidak populer dalam sejarah AS.

Upaya Trump untuk melukiskan perang Iran sebagai simbol kekuatan Amerika juga tidak berhasil mendapatkan dukungan publik. Survei Universitas Quinnipiac menemukan bahwa 45% pemilih terdaftar justru berpendapat bahwa perang tersebut membuat posisi AS lebih lemah di mata dunia.

Minimnya Perhatian Publik

Meski menjadi salah satu perang paling tidak populer dalam sejarah modern AS, perang Iran tidak mendapatkan perhatian utama masyarakat. Hal ini disebabkan oleh minimnya pengiriman pasukan darat AS dan rendahnya jumlah korban militer dalam konflik tersebut. Namun, tekanan politik untuk mengubah kebijakan terus bertambah.

Gambaran terkait fenomena ini semakin jelas dengan hasil survei Gallup yang mengungkapkan bahwa dukungan terhadap perang Iran anjlok secara signifikan dalam waktu singkat. Hal ini mencerminkan ketidaksenangan yang mendalam terhadap keputusan Trump untuk memulai konflik ini.

Perang Iran bukan hanya menjadi ujian politik bagi Trump, tetapi juga menjadi cerminan dari bagaimana opini publik dapat berubah dengan cepat terhadap suatu keputusan besar dalam politik luar negeri.

Source link