Freeport Rencanakan Tambang Bawah Tanah Baru di 2029: Analyisis SEO

by -43 Views

Freeport Indonesia Siapkan Tambang Bawah Tanah Kucing Liar di Papua

Freeport Indonesia tengah mengembangkan proyek tambang bawah tanah bernama Kucing Liar di kawasan mineral Grasberg, Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Proyek ini diproyeksikan sebagai salah satu sumber produksi utama tembaga dan emas perusahaan dalam dekade mendatang.

Investasi Miliaran Dollar untuk Pengembangan Proyek

Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, Tony Wenas, mengungkapkan bahwa perusahaan telah mengucurkan investasi sekitar US$1,4 miliar atau sekitar Rp25 triliun untuk pengembangan tambang Kucing Liar. Rencananya, tambang ini akan mulai beroperasi pada tahun 2029 setelah proses pengembangan yang sedang berlangsung.

Menurut laporan Freeport-McMoRan (FCX), proses pengembangan tambang Kucing Liar telah dimulai sejak tahun 2022 sebagai bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk menjaga produksi di kawasan Grasberg. Produksi tambang ini diharapkan akan meningkat hingga mencapai kapasitas maksimum sekitar 130.000 metrik ton bijih per hari.

Proyek Tambang Sebagai Penyokong Produksi PT Freeport Indonesia

Dengan adanya tambang Kucing Liar, PT Freeport Indonesia berharap dapat mempertahankan produksi berskala besar di kawasan Grasberg dalam jangka panjang. Tambang ini diperkirakan mampu menghasilkan sekitar 750 juta pon tembaga dan sekitar 735.000 ons emas setiap tahunnya ketika beroperasi penuh.

Hingga pertengahan tahun 2026, PT Freeport Indonesia telah mengucurkan investasi sebesar US$1,4 miliar atau sekitar Rp25 triliun untuk pengembangan proyek tambang Kucing Liar. Perusahaan memperkirakan akan membutuhkan investasi tambahan sekitar US$4 miliar atau sekitar Rp71,69 triliun hingga tahun 2033 untuk menyelesaikan proyek ini.

Source link