Gubernur Mirza Imbau Warga Lampung Tenang dan Waspada

by -56 Views






Erupsi Gunung <a href="https://harianberita.biz/gunung-anak-krakatau-erupsi-lagi-jauhi-radius-2-km.html">Anak Krakatau</a>: Gubernur Lampung Imbau Masyarakat

Erupsi Gunung Anak Krakatau: Gubernur Lampung Imbau Masyarakat

Bandar Lampung, CNBC Indonesia – Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan, serta mengikuti informasi resmi sebagai respons atas aktivitas Gunung Anak Krakatau yang kembali mengalami erupsi.

Peringatan dan Koordinasi

Dalam monitoring bersama Pangdam XXI Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi dan para pejabat Kepolisian Daerah Lampung, BMKG, dan sejumlah kepala OPD terkait, Gubernur Mirza mendengarkan update kondisi terkini dari Pusdalops BPBD, BMKG, Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, Dinas Perhubungan, dan Dinas Lingkungan Hidup.

Berdasarkan hasil pemantauan, aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau terjadi sejak Jumat hingga Minggu dengan berbagai periode intensitas.

Situasi Saat Ini

Dari pemantauan visual, Gunung Anak Krakatau saat ini terpantau tertutup kabut dan asap kawah tidak teramati. Kondisi cuaca berawan dengan angin lemah. Abu vulkanik terpantau bergerak ke arah barat daya dan sedikit ke arah barat laut.

Masyarakat diminta untuk tidak melakukan aktivitas di sekitar Gunung Anak Krakatau dalam radius 3-5 kilometer serta mengurangi aktivitas di luar ruangan, khususnya apabila terdapat paparan abu vulkanik. Penutupan pintu, jendela, dan penggunaan masker dianjurkan.

Gubernur Mirza menekankan pentingnya mengikuti informasi resmi pemerintah dan instansi terkait untuk keselamatan masyarakat.

Aktivitas Gunung Anak Krakatau menjadi sorotan dalam pemantauan gunung api aktif di Indonesia bersama sejumlah gunung lainnya.

Pemerintah Provinsi Lampung akan terus memperbarui informasi mengenai Gunung Anak Krakatau, termasuk melalui grup informasi dan media sosial resmi.

Masyarakat diimbau untuk selalu mengutamakan keselamatan, membatasi aktivitas di kawasan berpotensi terdampak, serta mengikuti perkembangan informasi dari sumber resmi.

(miq/miq)

[Gambas:Video CNBC]

Source link