Arah Harga Bitcoin Menjelang Semester II 2026
Memasuki semester II 2026, arah harga Bitcoin masih dibayangi ketidakpastian. Prospek Bitcoin lebih tepat dibaca berdasarkan kondisi pasar daripada menetapkan target harga tertentu.
Level Harga dan Risiko Penurunan
Level sekitar US$ 60.000 di akhir semester I menjadi acuan penting. Potensi tekanan pada kuartal III diidentifikasi sebagai risiko penurunan oleh Barron’s.
Potensi Pengaruh Pasokan Bitcoin
Perhatian juga tertuju pada pasokan Bitcoin. Saldo Bitcoin di pasar over-the-counter (OTC) mengalami penurunan sekitar 400.000 BTC sejak 2022, yang dianggap sebagai faktor struktural potensial yang mempengaruhi pasokan Bitcoin.
Pertanyaan muncul apakah penurunan ini mampu menyeimbangkan permintaan pasar spot yang lebih lemah. Faktor ini menjadi salah satu kunci dalam memahami pergerakan Bitcoin di semester II 2026.
Dengan demikian, arah Bitcoin setelah koreksi sekitar 32% dalam enam bulan terakhir masih belum jelas. Perkembangan permintaan, kondisi perdagangan spot, faktor makroekonomi, dan dinamika pasokan akan memainkan peran penting dalam menentukan apakah Bitcoin akan pulih atau mengalami tekanan lebih lanjut.
Artikel ini bertujuan menyajikan konteks kondisi pasar dan bukan merupakan saran investasi.





