Holder Bitcoin Mulai Ambil Untung, Harga BTC Bakal Anjlok?

by -55 Views

Cadangan Bitcoin di bursa mengalami penurunan dalam periode 21 hingga 24 September. Berdasarkan catatan CoinNiel, jumlah Bitcoin yang tersimpan di bursa turun dari sekitar 2,726 juta BTC menjadi 2,698 juta BTC. Perubahan tersebut menunjukkan berkurangnya saldo Bitcoin yang tercatat berada di platform perdagangan, meski belum dapat langsung diartikan sebagai tanda pembelian baru.

Arus keluar terbesar dari Binance sejak 2023

Data dari Binance memperlihatkan penurunan yang lebih besar. Darkfost mencatat lebih dari 13.800 BTC keluar dari bursa tersebut. Arus keluar bersih itu disebut sebagai yang terbesar dalam satu hari sejak 2023.

Dalam kurun empat hari, cadangan Bitcoin Binance turun dari sekitar 705.000 BTC menjadi 685.000 BTC. Dengan demikian, perubahan saldo di Binance menjadi salah satu komponen penting dalam penurunan total cadangan bursa yang tercatat pada periode tersebut.

Meski begitu, perpindahan Bitcoin dari bursa tidak memiliki satu makna yang pasti. Aset tersebut dapat dipindahkan ke dompet pribadi, dikirim antar-institusi, atau digunakan sebagai jaminan. Karena itu, penurunan cadangan bursa tidak otomatis membuktikan bahwa telah terjadi akumulasi atau pembelian baru oleh pemegang Bitcoin.

Open interest Bitcoin ikut menurun

Perubahan juga terlihat di pasar derivatif. CoinNiel mencatat open interest Bitcoin turun dari sekitar US$29,34 miliar pada 21 September menjadi US$26,29 miliar pada 24 September. Angka tersebut setara dengan penurunan sekitar 10,4 persen.

Open interest menggambarkan nilai posisi derivatif yang masih terbuka. Penurunan indikator ini dapat berkaitan dengan berkurangnya posisi yang masih berjalan di pasar, termasuk posisi yang menggunakan leverage. Namun, angka tersebut disajikan dalam denominasi dolar sehingga perubahannya juga dapat dipengaruhi oleh pergerakan harga Bitcoin.

Oleh sebab itu, penurunan open interest sebesar 10,4 persen tidak seluruhnya dapat dianggap sebagai dampak penutupan posisi leverage. Data tersebut hanya menunjukkan bahwa nilai posisi derivatif terbuka menyusut dalam periode yang sama, tanpa secara otomatis menjelaskan seluruh penyebab di balik perubahan itu.

Secara keseluruhan, data pada 21–24 September memperlihatkan dua perkembangan yang berlangsung bersamaan: cadangan Bitcoin di bursa berkurang, sementara open interest di pasar derivatif juga menurun. Namun, masing-masing indikator memiliki keterbatasan dalam menjelaskan alasan perpindahan aset maupun perubahan posisi perdagangan secara menyeluruh.

Source link