Investor Kripto Sumbang Rp857 Miliar ke Partai Reform Inggris

by -47 Views

Ben Delo, investor kripto asal Inggris sekaligus salah satu pendiri platform perdagangan BitMEX, berencana menyumbangkan 36 juta pound sterling kepada Reform UK menjelang pemilihan umum nasional berikutnya. Dana tersebut ditujukan untuk membantu partai pimpinan Nigel Farage mempersiapkan diri menjalankan pemerintahan apabila memenangi pemilu yang dijadwalkan berlangsung pada pertengahan 2029.

Delo mengumumkan rencana itu pada Jumat, 11 September 2026. Laporan yang dikutip Channel News Asia pada Sabtu (12/9/2026) menyebut nilai sumbangan tersebut sebagai setara US$8,7 juta dan sekitar Rp857,44 miliar, dengan asumsi kurs pound sterling terhadap rupiah di kisaran Rp23.820.

Menurut Delo, dukungan finansial itu diperlukan untuk menciptakan persaingan yang adil antara Reform UK dan dua kekuatan utama dalam politik Inggris, yakni Partai Buruh yang sedang berkuasa serta Partai Konservatif sebagai oposisi utama.

Dorong Reform UK Fokus Menyiapkan Pemerintahan

Alasan pemberian dana itu dipaparkan Delo melalui sebuah artikel opini di Telegraph, surat kabar berhaluan kanan. Ia menilai persoalan yang belakangan membelit Reform UK memperlihatkan bahwa partai tersebut perlu mengurangi waktu yang dihabiskan untuk menggalang dana dan mengalihkannya ke persiapan menjalankan pemerintahan.

Persiapan itu, menurut dia, mencakup penyusunan kebijakan yang matang hingga pembuatan rancangan undang-undang. Seluruh proses tersebut membutuhkan waktu dan dukungan pendanaan yang memadai.

“Reform sedang menyusun rencana serius untuk pemerintahan, sesuatu yang tidak dilakukan Partai Buruh sebelum mereka menang pada tahun 2024. Membutuhkan waktu untuk merumuskan kebijakan yang matang dan menyusun rancangan undang-undang, dan itu semua memerlukan dana nyata,” kata Delo.

Reform UK dipimpin Farage, tokoh veteran dalam kampanye keluarnya Inggris dari Uni Eropa atau Brexit. Partai populis tersebut sebelumnya unggul jauh dalam jajak pendapat selama lebih dari satu tahun. Namun, dukungannya mulai menurun di tengah serangkaian tuduhan mengenai pendanaan menjelang pemilu nasional 2029.

Tuduhan Pendanaan Membayangi Reform UK

Pada awal September 2026, sebuah penyelidikan terselubung memunculkan tuduhan bahwa dua staf senior Farage telah melanggar undang-undang pemilu. Keduanya dituding mengatur pembiayaan survei politik menggunakan dana dari seorang donatur asing.

Delo tidak secara langsung membahas penyelidikan ataupun tuduhan tersebut dalam tulisan opininya. Ia memilih menekankan kebutuhan Reform UK untuk memiliki sumber daya yang memungkinkan partai berkonsentrasi pada penyusunan program dan perangkat pemerintahan sebelum pemilu berlangsung.

Delo sendiri pernah dinyatakan bersalah di Amerika Serikat karena melanggar Bank Secrecy Act atau Undang-Undang Kerahasiaan Bank. Ia kemudian memperoleh pengampunan dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Kini, melalui rencana sumbangan tersebut, Delo ingin Reform UK memiliki dukungan dana untuk menghadapi Partai Buruh dan Partai Konservatif sekaligus mematangkan agenda pemerintahannya.

Source link