Kapitalisasi pasar altcoin meningkat lebih dari US$371 miliar atau sekitar Rp6.646 triliun sejak Juni 2026. Kenaikan itu berlangsung bersamaan dengan menguatnya mayoritas altcoin yang tercatat di Binance, dengan 87 persen di antaranya kini berada di atas rata-rata pergerakan 200 hari.
Mayoritas altcoin menembus tren jangka panjang
Data tersebut disampaikan analis CryptoQuant, Darkfost, dalam laporan yang dikutip Crypto.News pada Minggu (27/9/2026). Menurut dia, sekitar 87 persen altcoin yang terdaftar di Binance telah diperdagangkan di atas indikator moving average (MA) 200 hari. Hanya sekitar 13 persen aset yang masih berada di bawah indikator tren jangka panjang tersebut.
Perubahan ini menandai pembalikan tajam dari kondisi teknikal yang berlangsung selama berbulan-bulan. Pada musim panas, sekitar 84 persen altcoin pasar spot yang terdaftar di Binance masih berada di bawah MA 200 hari, berdasarkan analisis Darkfost terhadap data CryptoQuant.
Kondisi lemah itu bertahan hampir delapan bulan dan menjadi periode terlama kedua sejak 2020 ketika sebagian besar altcoin Binance berada di bawah MA 200 hari. Kini, proporsinya hampir berbalik sepenuhnya, seiring meluasnya pemulihan di pasar altcoin.
Indeks kapitalisasi di luar Bitcoin ikut menguat
Selain indikator MA 200 hari, penguatan tersebut tercermin pada TOTAL2. Indeks ini melacak kapitalisasi pasar aset kripto di luar Bitcoin, tetapi tetap memasukkan Ethereum dalam perhitungannya.
Darkfost melaporkan TOTAL2 telah naik sekitar 45 persen sejak Juni. Data TradingView menempatkan indeks tersebut di kisaran US$1,17 triliun atau sekitar Rp30.760 triliun. Nilai itu mencerminkan gabungan kapitalisasi pasar kripto selain Bitcoin dari aset-aset yang dipantau TradingView.
Darkfost menggambarkan luasnya pemulihan tersebut sebagai tanda momentum “bullish” yang kuat. Namun, ia juga mengingatkan bahwa pasar mungkin mulai mendekati tahap yang lebih rentan.
Berbalik dari periode tekanan panjang
Perbedaan kondisi saat ini dengan beberapa bulan sebelumnya terlihat dari sebaran altcoin terhadap MA 200 hari. Ketika sebagian besar aset masih berada di bawah indikator tersebut, tekanan teknikal berlangsung dalam waktu panjang. Setelah reli terbaru, sebagian besar altcoin justru telah berada di atas garis tren jangka panjang.
Dalam kondisi pasar yang menjadi pembanding pada periode sebelumnya, Bitcoin diperdagangkan di kisaran US$59.464 atau sekitar Rp1,06 miliar. Ethereum berada di sekitar US$1.588 atau sekitar Rp28,44 juta. Sementara itu, perkembangan terbaru menunjukkan pemulihan tidak hanya terjadi pada sejumlah aset, tetapi mencakup porsi besar altcoin yang terdaftar di Binance.





